Cakra News
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

Waspada! Puluhan Titik Panas Muncul di Kaltara

by Prasetya
18/09/2024
in Kaltara
A A
Peta sebaran titik panas di Kaltara (Humas BMKG)

Peta sebaran titik panas di Kaltara (Humas BMKG)

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) menyebut terdapat puluhan titik panas muncul di Kalimantan Utara (Kaltara). Sebaran titik panas yang terpantau dari satelit Terra dan Aqua lebih banyak terkonsentrasi di wilayah kecamatan Tanjung Palas Barat, Tanjung Palas, Tanjung Palas Tengah, Tanjung Selor, Tanjung Palas Timur Wilayah Bulungan

“Berdasarkan pengamatan BMKG Satelit Aqua dan Terra, jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi (81-100 persen) di wilayah Propinsi Kaltara yang terdeteksi pada tanggal 18 September 2024 dengan jumlah 40 titik panas,” ucap Humas BMKG Tarakan dalam keterangan pers rilisnya, Rabu 18 September 2024.

RELATED POSTS

Dengar Langsung Keluhan Warga Karang Anyar, Safri Siap Perjuangkan Aspirasi

Safri Serap Aspirasi Warga Karang Harapan, dari Renovasi Posyandu hingga PJU

Hasil Pengamatan Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan, Bulungan Menunjukan Konsentrasi partikulat PM2.5 pada Rabu, 18 September 2024 pada pagi hari mencapai angka 103.0 µgram/m3.

Grafik menunjukkan ada peningkatan dari level sedang (biru) ke level tidak sehat (kuning). Kualitas udara yang tidak sehat ini masih dibawah ambang batas bawah atau lebih kecil dari 150 mikrogram/m3. Namun demi menjaga kesehatan, sebaiknya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah agar terhindar dari efek yang diakibatkan oleh polutan.

Sebagai informasi, Particulate Matter (PM2.5) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2.5 µm (mikrometer). Pengukuran konsentrasi PM2.5 menggunakan metode penyinaran sinar Beta (Beta Attenuation Monitoring) dengan satuan mikrogram per meter kubik (µm/m3).

Prakiraan Angin Lapisan 3000 Feet menunjukan Arah Angin bertiup dari Tenggara Kemudian Berbelok ke arah Timur Laut dengan Kecepatan mencapai 17 Knot. Hal demkian mendukung pergerakan asap ke wilayah Kabupatan Bulungan, Tarakan, Tana Tidung Hingga Nunukan

Untuk prospek kedepan terhadap kemunculan titik panas (hotspot) dan kabut asap masih perlu diwaspadai, Berdasarkan peta potensi masih terdapat adanya wilayah rawan kebakaran.

“Berdasarkan hal-hal tersebut, maka BMKG menghimbau agar masyarakat tetap waspada namun tidak perlu terlalu cemas dan dihimbau untuk selalu mengikuti informasi terbaru BMKG kepada masyarakat. Selain itu, BMKG juga akan menginfokan perkembangan terbaru kepada instansi terkait untuk mengatasi kemunculan asap akibat kebakaran lahan maupun hutan,” terangnya.

Tags: BMKGcuaca panasKaltaraTarakantitik panas
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Dengar Langsung Keluhan Warga Karang Anyar, Safri Siap Perjuangkan Aspirasi

Dengar Langsung Keluhan Warga Karang Anyar, Safri Siap Perjuangkan Aspirasi

by Prasetya
17/01/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Suasana penuh keakraban mewarnai pelaksanaan reses anggota DPRD Kota Tarakan, Muhammad Safri di RT 57, Kelurahan Karang...

Safri Serap Aspirasi Warga Karang Harapan, dari Rehabilitasi Posyandu hingga PJU

Safri Serap Aspirasi Warga Karang Harapan, dari Renovasi Posyandu hingga PJU

by Prasetya
16/01/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Anggota DPRD Kota Tarakan dari Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Safri, menyerap berbagai aspirasi warga saat menggelar reses...

HUT ke-3 Blitar Patria Tarakan, Perkuat Kebersamaan dan Sinergi Daerah

HUT ke-3 Blitar Patria Tarakan, Perkuat Kebersamaan dan Sinergi Daerah

by Prasetya
11/01/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Suasana kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Paguyuban Blitar Patria Kota Tarakan yang digelar di...

BPDP Dorong Hilirisasi Sawit di Kaltara, Petani Diminta Tak Lagi Jadi Penonton

BPDP Dorong Hilirisasi Sawit di Kaltara, Petani Diminta Tak Lagi Jadi Penonton

by Prasetya
10/01/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terhadap penguatan sektor hilir kelapa sawit kembali dirasakan di Kalimantan Utara...

Petani Sawit Kaltara Didorong Olah Limbah Jadi Produk Bernilai

Petani Sawit Kaltara Didorong Olah Limbah Jadi Produk Bernilai

by Prasetya
09/01/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kalimantan Utara menggelar Workshop Pengelolaan Minyak dan Limbah Kelapa Sawit bagi...

Next Post
Bawaslu Tarakan Buka Rekrutmen 319 Pengawas TPS Pilkada 2024

Bawaslu Tarakan Buka Rekrutmen 319 Pengawas TPS Pilkada 2024

BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Kabut di Tarakan

BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Kabut di Tarakan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Dengar Langsung Keluhan Warga Karang Anyar, Safri Siap Perjuangkan Aspirasi

    Dengar Langsung Keluhan Warga Karang Anyar, Safri Siap Perjuangkan Aspirasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Safri Serap Aspirasi Warga Karang Harapan, dari Renovasi Posyandu hingga PJU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana Aspirasi Terealisasi, Warga Karang Harapan Apresiasi Safri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPDP Dorong Hilirisasi Sawit di Kaltara, Petani Diminta Tak Lagi Jadi Penonton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.