Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Eksis Sejak 2020, Ini yang Dilakukan Khilafatul Muslimin di Tarakan, Waspadalah

by Prasetya
12/06/2022
in Headline, Kaltara
A A
Wakil Ketua (Waketu) MUI Kaltara, Syamsi Sarman

Wakil Ketua (Waketu) MUI Kaltara, Syamsi Sarman

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS– Kelompok Khilafatul Muslimin ternyata sudah ada di Kota Tarakan sejak tahun 2020 silam. Hal ini pun dibenarkan Wakil Ketua (Waketu) MUI Kaltara, Syamsi Sarman.

Kehadiran gerakan yang bertujuan menyebarkan ideologi khilafah ini diawali dengan kedatangan Amir Borneo (sebutan pemimpin Khilafatul Muslimin regional Kalimantan) Amiruddin. 

RELATED POSTS

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

“Kami perkirakan gerakan Khilafatul Muslimin ada di Tarakan sejak 2020. Ini ditandai dengan kedatangan Amir Borneo,” ucap Wakil Ketua (Waketu) MUI Kaltara, Syamsi Sarman kepada CAKRANEWS melalui sambungan telepon pada Sabtu (11/6/2022).

Pada awalnya, kata Syamsi, tujuan mereka datang ke Tarakan adalah untuk membaiat salah satu anggotanya bernama Amri, warga Juata Permai Intraca. Melihat kondisi tersebut, lanjut Syamsi, MUI Tarakan dan Kaltara mengajak kelompok tersebut bertemu dengan harapan mereka kembali ke ajaran yang sesuai dan tidak menyesatkan.

Pertemuan Amir Borneo KM dengan pengurus MUI dan DMI Tarakan pada tahun 2020 silam
Pertemuan Amir Borneo KM dengan pengurus MUI dan DMI Tarakan pada tahun 2020 silam

“Di tahun 2020 sudah kami ajak ketemu namun mereka tetap ngotot dengan pendapatnya yakni ingin mendirikan khilafah,” kata dia.

Pasca pertemuan dialog yang tidak berhasil tersebut, ia memberikan tugas kepada Ketua MUI Kecamatan Tarakan Utara yakni ustaz Budi untuk memantau pergerakan organisasi tersebut. Meski dari hasil pantauan diketahui tidak ada kegiatan yang meresahkan, namun di setiap harinya ada sekitar 1 atau 2 orang datang bertamu di rumahnya.

Selain itu, ia menyebut bahwa mereka sering melakukan kegiatan-kegiatan pengajian dengan kelompok 10-15 orang, di mana kelompoknya orang-orang di sekitar wilayah tersebut.

Namun sejauh ini, ada beberapa masyarakat yang menolak ajakan mereka untuk bergabung ke dalam kelompoknya. Hal ini dikarenakan warga sekitar Juata Permai mayoritas NU.

Terkait adanya organisasi ini, lanjut Syamsi, pihaknya tidak bisa melakukan tindakan lebih. Sebab katanya, masih menunggu pusat mengenai status hukumnya. “Apakah nanti terkena pasal keormasan atau tindakan makar kan itu nanti dari pusat. Jadi kami menunggu posisi hukum,” jelasnya.

Syamsi mengungkap dalam waktu dekat baik MUI Tarakan, Kaltara, kemenag akan mengundang kelompok tersebut untuk kembali berdiskusi . Hal ini perlu sebagai upaya preventif agar kelompok ini tidak berkembang. “Selain itu, di pertemuan ini kami memberi masukkan sehingga mereka sadar dan kembali ke ajaran yang sesuai,” kata dia.

Pihaknya pun sudah sepakat bahwa gerakan ini harus disadarkan. “Ingat harus disadarkan. Karena kami sudah bertemu dan berdiskusi dengan mereka, namun mereka tetap pada pendiriannya. Jadi karena dari pusat sudah tindakan pasca penangkapan Amir utama yang di Lampung itu makanya kami mau ambil momentum tersebut untuk menyadarkan mereka kembali,” sebutnya.

Kendati demikian, ia terap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan jangan main hakim sendiri jika menemukan ada ormas apapun yang menyimpang. “Lapor kepada MUI atau babinsa sebagai pihak terdekat. Jangan main hakim sendiri,” pungkasnya.

Pewarta : Ade Prasetia Cahyadi

Tags: khilafatul musliminMUI Kaltara
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai memiliki modal besar untuk berkembang menjadi pusat industri hijau di Indonesia. Posisi strategis...

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Peter Setiawan resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Utara periode 2026–2031....

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

by Prasetya
14/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan mulai mematangkan persiapan menghadapi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi...

Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. (Humas DPRD Kaltara).

Komisi II DPRD Kaltara Bahas Penetapan Harga TBS Sawit

by Prasetya
14/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penetapan harga Tandan Buah...

DPRD Kaltara menggelar RDP bersama masyarakat Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan. (Humas DPRD Kaltara).

DPRD Kaltara Kawal Percepatan Pembangunan Jalan Lembudud–Long Layu–Binuang

by Prasetya
14/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Selasa (14/7/2026),...

Next Post
Bupati Tutup Secara Resmi Pagelaran dan Festival Seni Budaya Dayak Kenyah Kabupaten Malinau

Bupati Tutup Secara Resmi Pagelaran dan Festival Seni Budaya Dayak Kenyah Kabupaten Malinau

Ketua HMI Cabang Tarakan Dedy Syarkani (Foto: Istimewa)

HMI Tarakan Tegas, Gak Ada Tempat untuk Khilafatul Muslim di Bumi Benuanta!

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Diketahui, Ada Pembantaian Muslim Granada di Bulan April

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.