Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Advetorial

Wagub Ingkong Ala: Pembangunan Kaltara Harus Berpijak pada Fondasi Adat dan Budaya Lokal

by Prasetya
28/05/2026
in Advetorial, Kaltara
A A
Semangat keselarasan inilah yang mengemuka dalam Pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Adat Dayak Kenyah (LADK) Kabupaten Bulungan. (IST)

Semangat keselarasan inilah yang mengemuka dalam Pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Adat Dayak Kenyah (LADK) Kabupaten Bulungan. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pembangunan infrastruktur dan masuknya arus investasi ke sebuah daerah kerap kali dipandang sebagai pisau bermata dua. Di satu sisi, ia membawa kemajuan ekonomi yang dinamis, namun di sisi lain terdapat kekhawatiran akan tergerusnya nilai-nilai luhur kebudayaan lokal. Bagi masyarakat Adat Dayak Kenyah di Kalimantan Utara (Kaltara), modernisasi bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan sebuah kemitraan strategis yang wajib berjalan selaras dengan akar tradisi leluhur.

Semangat keselarasan inilah yang mengemuka dalam Pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Adat Dayak Kenyah (LADK) Kabupaten Bulungan yang digelar di Balai Adat Pemuda Dayak, Tanjung Selor, Kamis (28/5/2026). Momentum ini menjadi pemantik diskusi penting mengenai bagaimana nilai-nilai kultural mampu menjadi pilar penyangga modernitas di provinsi termuda di Indonesia tersebut.

RELATED POSTS

Meluruskan Sesat Pikir Dirut PDAM Tarakan: Mengulas Mens Rea, Doxing, dan Keangkuhan Pejabat Publik

Salat Id di Lapangan Agatis, Gubernur Zainal Serahkan 65 Sapi Kurban

Hadir langsung dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, menegaskan bahwa mubes ini bukan sekadar agenda rutin organisasi di atas kertas. “Lebih dari itu, forum tertinggi ini merupakan wadah strategis untuk menata kembali arah perjalanan lembaga adat agar tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman yang kian kompleks,”katanya.

Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Kaltara membutuhkan stabilitas sosial yang kokoh untuk menarik investasi sekaligus menjaga kedaulatan. Di sinilah lembaga adat memainkan peran krusialnya. Pemerintah Provinsi Kaltara memandang organisasi kemasyarakatan dan kesukuan bukan sebagai entitas luar, melainkan mitra strategis pemerintah dalam merawat kerukunan antarwarga, menjaga kelestarian lingkungan, serta memastikan ketertiban umum tetap kondusif.

Wagub Ingkong Ala menegaskan bahwa masyarakat Adat Dayak Kenyah pada dasarnya tidak anti terhadap pembangunan. Namun, ia memberikan catatan kritis bahwa proses pembangunan yang berjalan tanpa melibatkan nilai adat dan budaya lokal akan kehilangan arah dan fondasi kemanusiaannya. Oleh karena itu, ia mendorong kepengurusan LADK Bulungan yang baru agar mampu membangun struktur organisasi yang solid, transparan, dan bergerak dalam satu komando yang jelas. “LADK diharapkan mampu menjadi rumah besar bagi seluruh sub-suku Dayak Kenyah untuk menyusun agenda kerja yang terukur dan berkelanjutan,” harapnya.

Salah satu langkah konkret yang mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah daerah adalah rencana pengaktifan kembali Sekolah Adat Kenyah di wilayah Long Peso dan sekitarnya. Sekolah ini diproyeksikan menjadi ruang hidup untuk mentransfer pengetahuan kolektif leluhur kepada generasi muda. Melalui wadah ini, anak-anak muda tidak hanya diajarkan untuk merawat tradisi, tetapi juga dibekali keterampilan praktis mulai dari seni ukir, kerajinan anyaman, menyelaraskan alunan alat musik sape’, hingga memahami literasi pengobatan tradisional.

Lebih jauh, tantangan zaman juga dijawab melalui penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya. Ingkong Ala, yang dalam kesehariannya juga mengemban amanah sebagai Ketua LADK Kaltara, menekankan pentingnya memperluas akses pasar bagi produk lokal masyarakat adat. Upaya ini diwujudkan melalui pemanfaatan platform digital seperti DAD Mart serta fasilitasi pameran kebudayaan skala regional seperti Festival Irau, sehingga produk komoditas budaya lokal mampu naik kelas dan berdaya saing global.

Menutup arahannya, Wagub Kaltara kembali mengingatkan esensi tertinggi dari kehidupan bermasyarakat, yaitu menjaga marwah lembaga dengan mengedepankan semangat persatuan dan musyawarah mufakat. Ia mengajak seluruh elemen yang hadir untuk senantiasa memegang teguh falsafah mendalam yang diwariskan oleh para leluhur Dayak Kenyah, yaitu “Ca Kimet Ca Tawai”, yang berarti bersatu kita hidup, berpecah kita mati. Sebuah pesan kuat bahwa kemajuan ekonomi Kaltara hanya akan bermakna jika identitas budaya di Bumi Tenguyun tetap terjaga dengan lestari.

Tags: AdvetorialDPRD KaltaraPemprov KaltaraWagub Ingkong Ala
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Ketua Umum HMI Cabang Tarakan, Fadhil Qobus.

Meluruskan Sesat Pikir Dirut PDAM Tarakan: Mengulas Mens Rea, Doxing, dan Keangkuhan Pejabat Publik

by Prasetya
28/05/2026
0

Penulis, Fadhil Qobus, Ketua Umum HMI Cabang Tarakan TARAKAN, CAKRANEWS - Jagat media sosial di Kota Tarakan belakangan ini dihebohkan...

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) DH. Zainal A. Paliwang, melaksanakan ibadah salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan warga di Lapangan Agatis.

Salat Id di Lapangan Agatis, Gubernur Zainal Serahkan 65 Sapi Kurban

by Prasetya
27/05/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) DH. Zainal A. Paliwang, melaksanakan ibadah salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan...

Gubernur Zainal menyambut langsung setiap warga yang hadir. (IST)

Kala Halaman Kantor Gubernur Kaltara Menjadi Ruang Silaturahmi Tanpa Sekat

by Prasetya
27/05/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS - Hari Raya Iduladha selalu membawa esensi mendalam tentang pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Namun di Kalimantan...

Jelang Libur Iduladha, PELNI Catat Hampir 40 Ribu Tiket Telah Terjual

Jelang Libur Iduladha, PELNI Catat Hampir 40 Ribu Tiket Telah Terjual

by Prasetya
26/05/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat tingginya minat masyarakat terhadap kapal PELNI menjelang libur...

Dino Andrian Desak Nota Pengantar Raperda PT MKJ Dibuka Transparan

Dino Andrian Desak Nota Pengantar Raperda PT MKJ Dibuka Transparan

by Prasetya
26/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Dino Andrian, mendesak Pemerintah Provinsi Kaltara untuk membuka secara...

Next Post
Ketua Umum HMI Cabang Tarakan, Fadhil Qobus.

Meluruskan Sesat Pikir Dirut PDAM Tarakan: Mengulas Mens Rea, Doxing, dan Keangkuhan Pejabat Publik

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Wakapolda Sulteng Rayakan Idul Adha dengan Kesederhanaan, Saksikan Penyembelihan Sapi Qurban Bersama Ibunda Tercinta

    Wakapolda Sulteng Rayakan Idul Adha dengan Kesederhanaan, Saksikan Penyembelihan Sapi Qurban Bersama Ibunda Tercinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Sawit di Kaltara Ambruk Usai Pidato Prabowo, Petani Mulai Cemas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Instekmu Tarakan Buka 5 Program Studi, Simak Cara Pendaftarannya Berikut ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penutupan Lahan Plasma Berakhir, PT CSL Kembali Bermitra dengan Koperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.