Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Tak Capai Target Enam Emas, DPRD akan Evaluasi Anggaran 16M

by Redaksi
13/10/2021
in Headline, Kaltara
A A
Dispora : Laporan KONI, Sebelum PON Para Atlit TC di Jawa dan Janjikan Enam Medali Emas

Dok Cakra News : Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Ahmad Djufrie

Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNG SELOR, cakra.news – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Ahmad Djufrie mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi bila memang tim atlit Kaltara di PON XX Papua 2021 tidak bisa mencapai target mendapatkan enam medali emas, Selasa (12/10/2021).

Evaluasi, lanjut Djufrie akan dilakukan dengan memanggil pihak KONI dan Dispora guna menjelaskan kendala yang dialami selama pembinaan terhadap para atlit.

RELATED POSTS

Telkom Resmi Spin-Off InfraCo ke InfraNexia

Tiket Kapal PELNI Sudah Bisa Dipesan 60 Hari Sebelum Keberangkatan

“Kami akan mengevaluasi, memanggil KONI maupun Dispora untuk memberikan keterangan, untuk menjelaskan kenapa prestasinya begitu. Apa yang mereka lakukan selama ini, pembinaanya bagaimana. Memang tugas kami adalah mengecek apa yang mereka kerjakan,” tandasnya.

Biaya yang dianggarkan untuk tim atlit Kaltara di PON XX Papua 2021, kata Djufrie berdasarkan pengajuan pemerintah dan telah dikoreksi Komisi IV. Ia membenarkan bahwa anggaran tersebut terbilang besar karena didalamnya melibatkan banyak stakeholder.

“Kalo masalah anggaran itu memang pemerintah mengajukan itu. Sudah kita koreksi. Anggarannya memang besar karena memang melibatkan banyak stakeholder yang ikut gabung di situ,” ucap politisi Partai Gerindra tersebut.

Namun katanya, yang ia ketahui, pengoreksian pengajuan anggaran untuk mengikuti PON XX Papua 2021 kepada Komisi IV tidak sampai 20 miliar, melainkan 16 miliar.

“16 M yang mereka ajukan ke Komisi IV. Saya gak tahu yang diajukan ke pemerintah berapa,” kata Djufrie.

Dikatakannya pula, pihak Komisi IV nanti akan mengevaluasi lagi mengenai anggaran yang telah diberikan dan akan direkomendasikan ke bagian banggar Komisi III untuk pemeriksaan kelayakan.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pun akan memeriksa hasil laporan keuangan yang mereka pergunakan selama di PON XX Papua 2021.

“Nanti ada laporannya berapa yang mereka pakai, berapa yang mereka tidak pakai. Nantikan diperiksa BPK dimana sesuai dan tidak sesuai. Kami tinggal mengoreksi dari Komisi IV, kami akan merekomendasi ke bagian banggar Komisi III, nanti mereka menyeleksi layak apa enggak, kalo emang enggak layak mereka juga gak dianggarkan,” jelas Ahmad.

Jika mereka tidak dapat menjelaskan laporan keuangan dengan baik, kata dia, DPRD Provinsi Kaltara akan menyarankan kepada Gubernur Kaltara untuk mengganti para pengelola pembina para atlit Kaltara.

“Untuk menjelaskan kembali angka yang begitu besar, kalo mereka tidak berhasil kita menyarankan untuk bisa mengevaluasi, minta ke gubernur untuk mengganti orang yang betul-betul mampu mengelola,” jelas Ahmad Djufrie.

Menurutnya, Ketua Komisi IV telah menyarankan kepada pemerintah untuk membuat sekolah pembinaan atlit muda. Dimana dilakukan pembinaan sejak usia muda dari bakat masyarakat.

“Saya menyarankan pemerintah untuk membuat sekolah pembinaan atlit muda. Kita bina dari bawah. Kalo usianya sudah tua mau jadi apa. Bakat-bakat masyarakat itu kita kembangkan, kejar terus untuk lebih selektif,” tandas Djufrie.

Dia juga mengharapkan agar Dispora dan Ketua KONI dapat bekerjasama lebih aktif lagi demi menemukan atlit-atlit muda yang berprestasi. Karena menurutnya, masyarakat Kaltara memiliki potensi dalam hal tersebut.

“Kedepannya Dispora dan KONI harus bekerjasama lebih aktif. Mencari pembinaan atlit muda, karena sebenarnya kita ini potensi. Kita dulu kalo tidak salah panjat tebing menang dapat emas, sekarang gak dapat, karena saya tidak tahu pembinaannya bagaimana,” pungkasnya. Tergantung manajernya, manajernya itu KONI, dia yang mengatur atlit dan segala macamnya, karena ‘kan ada anggarannya 16 M,” timpal Ahmad.*

Pewarta : Eni Sakadah

Tags: JayapuraKalimantan UtaraPON XX
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Telkom Resmi Spin-Off InfraCo ke InfraNexia

Telkom Resmi Spin-Off InfraCo ke InfraNexia

by Prasetya
01/10/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS– PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi melakukan spin-off atau pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke PT...

Tiket Kapal PELNI Sudah Bisa Dipesan 60 Hari Sebelum Keberangkatan

Tiket Kapal PELNI Sudah Bisa Dipesan 60 Hari Sebelum Keberangkatan

by Prasetya
29/09/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS— PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) terus mengembangkan layanan pemesanan tiket untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi...

Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan dan Kehandalan Pegadaian

Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan dan Kehandalan Pegadaian

by Prasetya
20/09/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS - Pegadaian terus berkomitmen memperkuat ketangguhan dan keberlangsungan bisnis. Komitmen tersebut dibuktikan dengan diraihnya sertifikasi ISO 22301:2019 untuk...

Tim Perumda Tarakan Aneka Usaha saat mengikuti Jalan Sehat Beregu, dipimpin Plt.Direktur, Anthon Joy Nahampun.

Tiga Unit, Satu Semangat: Perumda TAU Meriahkan Jalan Sehat Beregu

by LLD
31/08/2026
0

TARAKAN – Semangat kemerdekaan dan kekompakan karyawan Perumda Tarakan Aneka Usaha (TAU) turut mewarnai Jalan Sehat Beregu Kolaborasi HUT ke-81...

Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

by Prasetya
26/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Koordinator Pemuda Cinta Pancasila, Nuryan Ardika, mendatangi Mapolres Tarakan untuk mempertanyakan perkembangan laporan kasus dugaan penghinaan Pancasila yang...

Next Post
Pelayanan Kurang Maksimal, Pelanggan PT Telkom Kecewa

Pelayanan Kurang Maksimal, Pelanggan PT Telkom Kecewa

Warga Karang Anyar Pantai Sambut Antusias Vaksinasi Dosis Kedua

Warga Karang Anyar Pantai Sambut Antusias Vaksinasi Dosis Kedua

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Putra Palu yang Kini Perkuat PSM U18

    Putra Palu yang Kini Perkuat PSM U18

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hematoma Subdural, Penyebab Kreator Dragon Ball Akira Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Barang-barang Sejarah Perang Dunia II, Melalui Museum Sejarah Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jogja Jadi Daerah dengan Tarif Open BO Termahal, Harganya Capai Rp14 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.