Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Advetorial

Angkat Tema Strategi Percepatan Penurunan Stunting, Dinkes P2KB Kolaborasi dengan RRI

by Redaksi
12/09/2022
in Advetorial, Kaltara
A A
Angkat Tema Strategi Percepatan Penurunan Stunting, Dinkes P2KB Kolaborasi dengan RRI
Share on FacebookShare on Twitter

Nunukan, CAKRANEWS – Dinkes P2KB Nunukan bekerja sama dengan RRI mengadakan Siaran Promosi dan KIE Program Bangga Kencana. Kegiatan dialog interaktif secara live ini menghadirkan narasumber dari bidang dan program terkait untuk memberikan materi yang mendukung Program Bangga Kencana supaya informasi sampai ke masyarakat. Pada kesempatan Jumat (9/9) ini narasumber yang hadir adalah Sabaruddin, S.KM.,M.Kes, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB.

Tema yang diangkat yaitu Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Nunukan. Upaya Percepatan Penurunan Stunting diharapkan dapat berjalan terintegrasi dan bersinergi untuk kemudian menjadi satu kesatuan.

RELATED POSTS

Tiga Unit, Satu Semangat: Perumda TAU Meriahkan Jalan Sehat Beregu

Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

Menurut Sabaruddin terbitnya perpres 72 tahun 2021 mengubah strategi penanganan stunting yang sebelumnya ke desa lokus (komunitas/wilayah) ditambah intervensi keluarga. Penanganan stunting diarahkan ke arah lebih teknis maka diberikan ke lembaga yang lebih teknis, bukan ke Kementerian Kesehatan tapi ke BKKBN yang fokus mengurus kualitas keluarga.

“Strategi stunting di Kabupaten Nunukan adalah sebagai berikut penurunan prevalensi stunting untuk desa lokus, peningkatan kualitas kehidupan keluarga, perbaikan pola asuh, menjamin akses pelayanan kesehatan, sanitasi dan air minum,” ujar Sabarudin.

Kepala Bidang Kesmas ini juga menekankan strategi yang sekarang dilaksanakan adalah pendampingan keluarga. Diharapkan sebelum kejadian stunting terjadi maka dilakukan pendataan keluarga beresiko stunting dan dilakukan pendampingan untuk mencegah perilaku-perilaku yang menyebabkan stunting.

Target nasional tahun 2024 prevalensi stunting maksimal 14%, sementara prevalensi di Kabupaten Nunukan 30%. Stunting berpengaruh pada kualitas generasi kita di masa mendatang. Dampaknya berpengaruh secara signifikan pada rendahnya kualitas sumber daya manusia sampai 30 % akan menjadi beban di masa mendatang.

Permasalahan stunting beragam di tingkat keluarga dan komunitas. Maka dari itu selain tim pendamping keluarga yang disiapkan, banyak stakeholder yang dilibatkan.

Hasil dari pendataan keluarga beresiko stunting permasalahan-permasalahannya akan dibuatkan katalog, untuk setiap permasalahan yang timbul di berikan intervensinya, lalu siapa yang bertanggung jawab untuk pelaksanaan intervensi. Ini merupakan inovasi tata kerja dalam penanganan stunting, harus ada intervensi yang nyata pada keluarga yang stunting maupun beresiko stunting.

“Diharapkan semua masalah yang ditemukan ada intervensinya dan ada yang bertanggung jawab pelaksanaan intervensinya,” tambahnya.

Program kerjasama dengan RRI ini akan terus berlanjut dengan narasumber dan tema berbeda. Kegiatan bersumber dari Dana DAK BOKB BKKBN.

Tags: Humas Kabupaten NunukanKesehatanStunting
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Tim Perumda Tarakan Aneka Usaha saat mengikuti Jalan Sehat Beregu, dipimpin Plt.Direktur, Anthon Joy Nahampun.

Tiga Unit, Satu Semangat: Perumda TAU Meriahkan Jalan Sehat Beregu

by LLD
31/08/2026
0

TARAKAN – Semangat kemerdekaan dan kekompakan karyawan Perumda Tarakan Aneka Usaha (TAU) turut mewarnai Jalan Sehat Beregu Kolaborasi HUT ke-81...

Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

by Prasetya
26/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Koordinator Pemuda Cinta Pancasila, Nuryan Ardika, mendatangi Mapolres Tarakan untuk mempertanyakan perkembangan laporan kasus dugaan penghinaan Pancasila yang...

Datangi Polres Tarakan, Aliansi Adat Lokal Pertanyakan Kelanjutan Dugaan Pelecehan Pancasila

Datangi Polres Tarakan, Aliansi Adat Lokal Pertanyakan Kelanjutan Dugaan Pelecehan Pancasila

by Prasetya
26/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS— Aliansi Ormas Adat Lokal Tarakan mendatangi Polres Tarakan, Rabu (26/8/2026), untuk mempertanyakan perkembangan laporan dugaan pelecehan atau pemelesetan...

Stand Bone Wanuakku Jadi Terbaik 1 di Pekan Kebudayaan Daerah

Stand Bone Wanuakku Jadi Terbaik 1 di Pekan Kebudayaan Daerah

by Prasetya
26/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS— Stand Bone Wanuakku meraih predikat Terbaik 1 dalam Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kota Tarakan 2026 yang berlangsung pada...

Aliansi Tarakan Cinta Damai Pertanyakan Hasil Laporan Penistaan Pancasila

Aliansi Tarakan Cinta Damai Pertanyakan Hasil Laporan Penistaan Pancasila

by Prasetya
25/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Koordinator Aliansi Masyarakat Tarakan Cinta Damai, Sugiharto, kembali mendatangi Mapolres Tarakan, Selasa (25/8/2026). Ia datang untuk menanyakan langsung...

Next Post
Krayan Selatan Alami Tanah Longsor, Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Krayan Selatan Alami Tanah Longsor, Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Meriahkan HUT Kabupaten Nunukan ke-23 dengan Berbagai Lomba

Meriahkan HUT Kabupaten Nunukan ke-23 dengan Berbagai Lomba

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Harga emas melonjak

    Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produksi Shampo dan Minyak Rambut Palsu di Tangerang, Sudah Berjalan Tiga Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gempa Bumi yang Mengguncang Tarakan, Tahun 1923 Paling Dashyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Lebih Dekat Sulaiman (Part 1): Anak Petani yang Sukses Menjadi Jenderal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.