Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Kaltara Masuk Lima Besar Daftar Wilayah Paling Banyak Produk Tanpa Izin Edar

by Prasetya
27/12/2024
in Headline, Hukum & Kriminal, Kaltara, Politik
A A
Kaltara Masuk Lima Besar Daftar Wilayah Paling Banyak Produk Tanpa Izin Edar
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Kalimantan Utara (Kaltara) ternyata masuk lima besar daftar wilayah paling banyak ditemukan Produk Tanpa Izin Edar (TIE).

Hal itu disampaikan Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) BPOM Tarakan, Herianto Baan saat menggelar pers rilis hasil pengawasan pangan olahan menjelang Natal dan tahun baru, Jumat, 27 Desember 2024.

RELATED POSTS

Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

Komisi IV DPRD Kaltara Soroti Kekurangan SDM dan Sarana di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

“Secara nasional kita (Kaltara) masuk lima besar produk pangan olahan tanpa izin edar yang proporsinya cukup banyak. Dan rata-rata tanpa izin edar ini di daerah perbatasan yang banyak ditemukan,”ungkapnya.

Herianto Baan mengungkap berdasarkan data BPOM Tarakan, temuan produk TIE mengalami peningkatan. Pada 2023, ditemukan sebanyak 4049 pieces, kemudian meningkat di 2024 menjadi 7166.

“Jadi yang tanpa izin edar rata-rata itu  Milo Apollo dan lain sebagainya,” katanya.

Ia tak menampik menemui kendala dalam upaya memberantas produk TIE. Salah satunya, tingginya permintaan akan produk-produk tersebut.

“Terus terang yang saya sampaikan tadi untuk mengubah paradigma terkait pengggunaan ini masih kurang,” tuturnya.

Alumni Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Universitas Hasanuddin (UNHAS) ini bahkan menyebut masih banyak masyarakat yang menjadikan produk Malaysia sebagai oleh-oleh. “Kalau dari BPOM ada intansi kami dari jakarta kami melarang jangan beli produk itu,”tuturnya.

Menurutnya, salah satu cara untuk meminimalisir peredaran produk TIE adalah dengan menurunkan permintaan. Selain itu, diperlukan sinergi antar seluruh pihak, khususnya dalam upaya pencegahan maupun penindakan.

Menyikapi adanya temuan produk TIE, pihaknya telah melakukan berbagai tindakan. Seperti melakukan pembinaan dan sosialisasi terkait cara mengecek izin edar produk melalui BPOM Mobile. Serta memusnahkan produk-produk tersebut.

Tags: BPOM TarakanHerianto baanProduk tanpa izin edar
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

by Prasetya
10/07/2026
0

YOGYAKARTA, CAKRANEWS – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Angkutan Udara menjadi tuan rumah rangkaian pertemuan 17th...

kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di RSUD dr.H. Jusuf SK

Komisi IV DPRD Kaltara Soroti Kekurangan SDM dan Sarana di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

by Prasetya
10/07/2026
0

TARAKAN,CAKRANEWS – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menemukan sejumlah tantangan yang masih dihadapi RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan...

Bandara Juwata Terima Aksi Mahasiswa, Tarif Tiket Perintis Kini Dipasang Terbuka

Bandara Juwata Terima Aksi Mahasiswa, Tarif Tiket Perintis Kini Dipasang Terbuka

by Prasetya
03/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Bandara Internasional Juwata Tarakan memastikan operasional penerbangan tetap berjalan normal meski kembali menjadi lokasi penyampaian aspirasi dari Aliansi...

Pansus bersama tim Kementerian Hukum mengharmonisasikan dua Ranperda strategis. (Humas DPRD Kaltara)

Pansus DPRD Kaltara Harmonisasi Dua Ranperda Strategis di Kementerian Hukum Kaltim

by Prasetya
03/07/2026
0

SAMARINDA, CAKRANEWS – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kalimantan Utara mengikuti rapat harmonisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di Kantor Wilayah...

Pimpinan DPRD Kaltara mengikuti aksi penghijauan dan bakti sosial pada rangkaian Rakernas II ADPSI 2026 di Buleleng, Bali. (Humas DPRD Kaltara)

Pimpinan DPRD Kaltara Ikuti Aksi Penghijauan dan Bakti Sosial di Rakernas II ADPSI

by Prasetya
01/07/2026
0

BULELENG, CAKRANEWS– Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara Achmad Djufrie bersama Wakil Ketua DPRD Muddain dan Sekretaris DPRD Mohammad Pandi mengikuti...

Next Post
Begini Potret Kepadatan Pelabuhan SDF di Momen Libur Nataru

Begini Potret Kepadatan Pelabuhan SDF di Momen Libur Nataru

Satu-satunya di Kaltara! Patung Bunda Maria, Ikon Gereja Gabriel Nunukan

Satu-satunya di Kaltara! Patung Bunda Maria, Ikon Gereja Gabriel Nunukan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Guru Honorer di Kota Tarakan Dinilai Sudah Cukup Layak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Malinau Hadiri Pelantikan Seluruh Pengurus KKSS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramai Isu ‘Sertifikat Tempelan’, DPRD Kaltara Minta Jalur Prestasi SPMB Diverifikasi Ulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.