Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Nasional

Oknum Polisi Terlibat Penembakan saat Demo di Makassar akan Disanksi Berat

by Redaksi
14/02/2022
in Nasional
A A
Oknum Polisi Terlibat Penembakan saat Demo di Makassar akan Disanksi Berat

Pemeriksaan dilakukan kepada 17 aparat polisi yang diduga terlibat

Share on FacebookShare on Twitter

MAKASSAR, cakra.news – Aparat polisi yang terlibat dalam kasus penembakan saat pembubaran unjuk rasa menolak aktivitas tambang PT Trio Kencana akan diproses dan disanksi berat.

Hal ini tegas dinyatakan Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Didit Supranoto, Senin (14/2/2022).

RELATED POSTS

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Akibat penembakan di saat pembubaran unjuk rasa ini, mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Didit pun memastikan, jika terbukti bersalah maka sanksi yang berat tengah menanti oknum polisi tersebut, termasuk pemecatan secara tidak hormat.

“Sanksinya sesuai dengan kesalahannya, kalau kode etik bisa sampai PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat),” katanya.

Saat ini, Propam Polda Sulteng sudah melakukan pemeriksaan terhadap 17 polisi.

“Tergantung kesalahannya masing-masing apakah mereka melakukan penembakan terhadap orang itu, atau penembakan ke atas. Nanti tergantung kesalahannya,” tutur Didit.

Saat ini, kata Didit, Bidang Propam masih terus mendalami keterangan dari personel Polda Sulteng yang terlibat dalam pengamanan aksi unjuk rasa tersebut.

“Masih di Propam. Pemeriksaanya di polres, tapi Bidang Propam Polda turun ke sana dari kemarin,” tandasnya.

Sebelumnya, Polda Sulawesi Tengah membentuk tim internal untuk melakukan investigasi kejadian penembakan terhadap seorang pendemo bernama Erfaldi alias Aldi (21) saat dilakukan upaya pembubaran secara paksa.**

Pewarta : Andi Surya
Sumber : CNN Indonesia

Tags: DemonstrasiKepolisianPenembakan
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperbarui Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk...

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

by Prasetya
16/08/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan...

Gubernur Kaltara Saksikan Pidato Kenegaraan Prabowo, 121 Kebijakan Transformatif Disorot

Gubernur Kaltara Saksikan Pidato Kenegaraan Prabowo, 121 Kebijakan Transformatif Disorot

by Prasetya
15/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka HUT...

Pemprov Kaltara Bagikan Bendera Merah Putih kepada Ormas

Pemprov Kaltara Bagikan Bendera Merah Putih kepada Ormas

by Prasetya
11/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) membagikan bendera Merah Putih kepada sejumlah organisasi masyarakat (ormas) untuk...

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

by Prasetya
08/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Aliansi Masyarakat Cinta Damai memberikan waktu dua minggu kepada Polres Tarakan untuk menunjukkan perkembangan penanganan laporan dugaan penghinaan...

Next Post
Presiden Ukrania, Zelenskiy Deklarasikan ‘Hari Persatuan’ pada 16 Februari, Kemungkinan Hari Invasi

Presiden Ukrania, Zelenskiy Deklarasikan 'Hari Persatuan' pada 16 Februari, Kemungkinan Hari Invasi

Pengacara Negara di Kejari soal Somasi Susi, Penyampaiannya Arogan dan Kurang Menghargai

Pengacara Negara di Kejari soal Somasi Susi, Penyampaiannya Arogan dan Kurang Menghargai

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diikuti 78 Tim Peserta, Lomba Senam Yameto dan Lukiwol Dibuka Secara Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Mistis Rumah Guntur Soekarnoputra yang Pernah Didatangi Alien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Lebih Dekat Sulaiman (Part 1): Anak Petani yang Sukses Menjadi Jenderal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Pasukan Gegana dan Pelopor dalam Tubuh Brimob Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.