Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Telan Rp 76 Triliun Duit Rakyat, Ini Rincian Anggaran Pemilu 2024

by Ryan Virgiawan
25/05/2022
in Headline, Nasional, Politik
A A
Telan Rp 76 Triliun Duit Rakyat, Ini Rincian Anggaran Pemilu 2024

Pemilu 2024 (sumber: istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, CAKRANEWS – Pemilu 2024 dipastikan menelan anggaran dari duit rakyat senilai Rp 76 triliun untuk seluruh proses pelaksanaannya.

Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari mengatakan, anggaran terbesar diperuntukkan bagi kebutuhan badan adhoc pemilu, yakni mencapai Rp 34 triliun.

RELATED POSTS

Berkomitmen Terus Melaju ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Awal 2026

Syamsuddin Arfah Sebut Perda Literasi Kaltara Jadi Pilot Project Nasional

“Dari porsi besaran anggaran dan besar presentase Rp 76 T, itu untuk honor badan Adhoc itu sekitar Rp 34,4 triliun atau 44,9 persen, honor badan Adhoc, pembentukan badan Adhoc dan operasional kerja badan Adhoc,” kata Hasyim dalam rapat bersama DPD RI, Selasa 24 Mei 2022.

Adapun usulan anggaran menurut Hasyim terbagi menjadi dua, yakni kegiatan tahapan sebesar 82,71 persen dari total anggaran, atau senilai Rp 63.405.969.628.000 dan dukungan tahapan sebesar 17,29 persen atau mencapai Rp 13.250.342.666.000.

Kegiatan tahapan terdiri dari pelaksanaan tahapan pemilu, honor badan adhoc, logistik, hingga sosialisasi dan pendidikan pemilih. Lalu kegiatan dukungan terdiri dari pembangunan/renovasi/rehabilitasi gedung kantor dan gudang, sewa kendaraan operasional, uang kehormatan komisioner, gaji dan tukin pegawai sekretariat KPU seluruh Indonesia, belanja operasional, dukungan IT, hingga rekrutmen anggota KPU dari provinsi sampai kabupaten/kota.

Terkait kebutuhanm adhoc yang menelan lebih Rp 34 trilun, rinciannya adalah kebutuhan honor badan adhoc mencapai Rp 29.756.711.300.000, pembentukan badan adhoc Rp 71.564.416.000, dan operasional kerja badan adhoc Rp 4.615.542.684.000. Sementara jumlah anggota badan adhoc itu mencapai 8.578.564 orang.

Anggaran kedua terbesar adalah kebutuhan logistik pemilu. Anggarannya mencapai Rp 16.017.675.247.000 atau 20,90 persen dari seluruh anggaran. Berikutnya anggaran pilpres putaran kedua yang merupakan antisipasi dan prediksi, mencapai Rp 14.479.375.952.000 atau 18,89 persen dari total anggaran.

Serta, kebutuhan alat pelindung diri (APD) sebesar Rp 4.652.046.435.000 atau 6,07 persen dari seluruh anggaran. Terkait APD ini menurut Hasyim sengaja dianggarkan karena pemerintah belum memutuskan apakah pandemi Covid-19 sudah berakhir atau belum.

Lebih lanjut, Hasyim menjelaskan, KPU memotong anggaran untuk gedung dan gudang karena dibantu pemerintah pusat dan daerah. KPU difasilitasi gedung untuk sekretariat KPU di daerah.

Berikut rinciannya secara jelas:

Rincian anggaran Rp 63.405.969.628.000 untuk kegiatan tahapan pemilu:
1. Perencanaan program dan anggaran serta penyusunan peraturan Rp 2.820.649.566.000.
2. Pemutakhiran data pemilih Rp 6.218.595.000.000.
3. Pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu Rp 759.853.132.000.
4. Penetapan peserta pemilu Rp 542.198.061.000.
5. Penetapan jumlah kursi dan penetapan dapil Rp 530.517.815.000.
6. Pencalonan presiden dan wapres serta anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, dan kabupaten kota Rp 361.007.559.000.
7. Masa kampanye pemilu Rp 1.604.393.553.000
8. Masa tenang –
9. Pemungutan dan perhitungan suara Rp 41.306.318.400.000
10. Penetapan hasil pemilu Rp 9.262.436.542.000

Rincian anggaran Rp 13.250.342.666.000 untuk dukungan tahapan pemilu:
1. Gaji Rp 6.931.119.183.000
2. Sarana dan prasarana-operasional perkantoran Rp 6.319.223.483.000

Tags: KPUPemilu 2024
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Berkomitmen Terus Melaju ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Awal 2026

Berkomitmen Terus Melaju ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Awal 2026

by Prasetya
22/05/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – PT Pegadaian kembali membuktikan ketangguhannya sebagai salah satu pilar keuangan nasional dengan menorehkan kinerja positif pada periode...

Syamsuddin Arfah Sebut Perda Literasi Kaltara Jadi Pilot Project Nasional

Syamsuddin Arfah Sebut Perda Literasi Kaltara Jadi Pilot Project Nasional

by Prasetya
21/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menuntaskan pembahasan rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pemberdayaan perbukuan...

Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Payung Hukum Penanggulangan HIV/AIDS

Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Payung Hukum Penanggulangan HIV/AIDS

by Prasetya
20/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong percepatan pembentukan payung hukum yang kuat dalam upaya penanggulangan...

DKISP Kaltara Gelar Rakor Pemerintah Digital 2026. (Foto: DKISP)

DKISP Kaltara Gelar Rakor Pemerintah Digital 2026, Genjot Integrasi Layanan Publik

by Prasetya
19/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus tancap gas dalam memperkuat transformasi digital di lingkungan birokrasi. Langkah...

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, membuka secara resmi kegiatan seleksi yang berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara. (Foto: DKISP Kaltara)

Wagub Kaltara Buka Seleksi Paskibraka 2026: Bukan Cuma Baris-Berbaris, Cari yang Bermental Baja!

by Prasetya
18/05/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) resmi memulai tahapan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)...

Next Post
Dua Tiga Kali Celup Sudah Keluar? Kasihan, Ini Tips Tahan Lama Supaya Istri Bahagia

Dua Tiga Kali Celup Sudah Keluar? Kasihan, Ini Tips Tahan Lama Supaya Istri Bahagia

Jenderal TNI Jadi Pj Bupati, Pemerintah Abaikan Putusan Mahkamah Konstitusi?

Jenderal TNI Jadi Pj Bupati, Pemerintah Abaikan Putusan Mahkamah Konstitusi?

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Harga emas melonjak

    Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Supa’ad: SPMB Harus Transparan, Tidak Ada Titipan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada! LGBT Menjamur di Kalangan Pelajar Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Perpustakaan Nasional 2026, DPK Kaltara Ajak Warga Perkuat Budaya Literasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reses Supa’ad Hadirkan Pejabat Kompeten, Mahasiswa Tanya Beasiswa dan Peluang Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.