Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Ekstrem! Keluarga Tewas di Kalideres Diduga Penganut Apokaliptik

by Ryan Virgiawan
14/11/2022
in Headline, Hukum & Kriminal
A A
Geger 1 Keluarga Mati Kelaparan di Kalideres, Fakta dan Kejanggalan Mulai Terkuak

Rumah milik satu keluarga yang ditemukan tewas di Kalideres, Jakarta Barat (foto: ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, CAKRANEWS – Penyebab tewasnya empat orang yang merupakan satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat masih misterius, meskipun kesimpulan sementara polisi diduga karena kelaparan.

Namun, muncul teori berbeda yang disampaikan ahli krimonolog Adrianus Meliala. Ia menyebut, keluarga itu diduga menganut paham ekstrem, yakni Apokaliptik.

RELATED POSTS

Sinergi Kepedulian dan Pemberdayaan UMKM, Pegadaian Gelar Mengetuk Pintu Langit 2026 di Tarakan

Jelang Puncak PPetugas dan Warga Binaan Lapas Tarakan Laksanakan Test Urine Mendadak, Ini Hasilnya

“Jangan-jangan keempatnya penganut paham akhir dunia atau apokaliptik, dan mencabut nyawa secara ekstrem,” kata Adrianus Meliala dalam keterangannya, Minggu 14 November 2022.

Adrianus berpendapat, berdasarkan keterangan pihak keluarga, keempat orang itu mustahil mati karena kelaparan. Sebab, mereka tergolong orang yang berkecukupan secara materi.

Hal ini menjadi dasar Adrianus menyampaikan dugaan paham apokaliptik itu. Apalagi, di beberapa negara peristiwa serupa pernah terjadi dengan pola yang mirip.

Pada 2014 lalu, di Springville, Utah, Amerika Serikat, satu keluarga yang terdiri dari ayah,ibu dan tiga anak tewas dengan jasad sudah mengeras alias jadi mumi di kamar tidur.

Hal ini dikarenakan aksi bunuh diri oleh orang tuanya, karena tidak ditemukan tanda kekerasan di jasad ketiga anak tersebut.

Dalam investigasi kepolisian ditemukan korban tewas dikarenakan meminum cairan kimia dengan campuran obat keras seperti heroin dan metadone.

Kejadian bunuh diri terkait keyakinan Apokaliptik, yang cukup menghebohkan terjadi juga di Amerika Serikat pada 1997.

Kala itu sekte Apokaliptik bernama Heaven’s Gate yang dikomandoi Marshall Applewhite telah menggerakkan bunuh diri massal dalam sejarah AS.

Tercatat 39 orang mati bunuh diri di sebuah rumah dalam tiga hari, termasuk Marshall Applewhite.

Tags: apokaliptikkalideres
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Sinergi Kepedulian dan Pemberdayaan UMKM, Pegadaian Gelar Mengetuk Pintu Langit 2026 di Tarakan

Sinergi Kepedulian dan Pemberdayaan UMKM, Pegadaian Gelar Mengetuk Pintu Langit 2026 di Tarakan

by Prasetya
14/04/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan kembali melaksanakan program sosial Mengetuk Pintu Langit Tahun 2026 di wilayah kerja...

Jelang Puncak PPetugas dan Warga Binaan Lapas Tarakan Laksanakan Test Urine Mendadak, Ini Hasilnya

Jelang Puncak PPetugas dan Warga Binaan Lapas Tarakan Laksanakan Test Urine Mendadak, Ini Hasilnya

by Prasetya
07/04/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS- Dalam rangka Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62 Tahun, Jajaran Pimpinan serta seluruh personil Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas...

KADIN Tarakan Perkuat Peran Ekonomi, Effendy Gunardi Kembali Dipercaya Pimpin Organisasi

KADIN Tarakan Perkuat Peran Ekonomi, Effendy Gunardi Kembali Dipercaya Pimpin Organisasi

by LLD
17/03/2026
0

TARAKAN – Musyawarah Kota (Mukota) VII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tarakan menjadi momentum penting bagi penguatan dunia usaha...

Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Pastikan Mudik Lancar

Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Pastikan Mudik Lancar

by Prasetya
14/03/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Bandara Juwata Tarakan resmi membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 untuk memastikan pelayanan penerbangan selama periode mudik Idulfitri berjalan...

Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

Terdakwa Penganiayaan Anak di Tarakan Terbukti Bersalah, Didenda Rp15 Juta

by Prasetya
12/03/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Kasus penganiayaan terhadap anak berinisial TM (10) di Kota Tarakan memasuki babak akhir. Majelis hakim Pengadilan Negeri...

Next Post
300 Peserta Ikuti Pelatihan Perkoperasian dan Kewirausahaan UMK

300 Peserta Ikuti Pelatihan Perkoperasian dan Kewirausahaan UMK

Germas Health Expo 2022 Hari Kesehatan Nasional ke-58 Berlangsung Sukses

Germas Health Expo 2022 Hari Kesehatan Nasional ke-58 Berlangsung Sukses

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Brosur jadwal dan harga tiket Kapal Indomaya rute Tarakan-Tawau

    Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Pasukan Gegana dan Pelopor dalam Tubuh Brimob Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Ratu Batubara’ Tan Paulin, Bantah Semua Tudingan Miring di RDP Senayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setahun Kinerja Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.