Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

FM Angkat Bicara Soal Anggaran KONI dan Turun Prestasi.

by Redaksi
16/10/2021
in Kaltara
A A
FM Angkat Bicara Soal Anggaran KONI dan Turun Prestasi.
Share on FacebookShare on Twitter

cakra.news – Menurunnya prestasi yang diraih atlet Kalimantan Utara (Kaltara) pada PON XX di Papua jika dibanding PON XIX lalu mengundang banyak komentar kecewa netizen di sosial media sekaligus tanya akan anggaran yang dikelola KONI Kaltara yang dinilai tidak berbanding lurus dengan hasil yang dicapai.

Kondisi tersebut juga menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kaltara. Salah satu tokoh intelektual muda Kaltara, Fajar Mentari saat dimintai tanggapannya menyikapi kondisi ini menilai bahwa hal itu sebagai fenomena yang lumrah.

RELATED POSTS

KADIN Tarakan Perkuat Peran Ekonomi, Effendy Gunardi Kembali Dipercaya Pimpin Organisasi

Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Pastikan Mudik Lancar

Menurut Fajar yang juga saat ini mengetuai Lembaga Nasional Pemantau dan Pemberdayaan Aset Negara Provinsi Kaltara, kita jangan hanya melihat dari satu sisi, tetapi kita juga harus bijak dan cermat mengintip sisi-sisi lainnya tentang faktor-faktor X apa saja yang menjadi alasan mengapa prestasi atlet kita itu menurun.

“Saya sudah komunikasi langsung dengan ketua KONI Kaltara via telepon seluler yang saat itu masih berada di Papua, mempertanyakan soal anggaran yang dikelolanya. Beliau dilantik sebagai ketua KONI itu kan pada Februari 2019, dan Pra PON juga dilaksanakan di 2019,” tutur pria yang akrab disapa FM ini.

“Baru dilantik, beliau langsung disambut tantangan harus menghadapi Pra PON. Artinya bahwa akan ada biaya besar yang harus digunakan untuk menghadapi Pra PON saat itu. Beliau mengaku bahwa anggaran pertama yang diterimanya itu sebesar Rp 1 miliar, lalu menyusul APBD-P nya itu Rp 6 miliar,” lanjutnya.

Dikatakan FM, mestinya PON XX itu diselenggarakan di 2020, namun karena kondisi Covid sehingga diundur ke 2021. Jadi selama itu KONI tidak memiliki anggaran untuk pembinaan, pelatihan, dan lainnya. Harusnya ada uang kas untuk pembinaan dan pelatihan jauh hari sebelumnya.

Sambung FM lagi, bahwa untuk mengasah kemampuan atlet kita dalam hal pelatihan dan pembinaannya tentu membutuhkan anggaran yang tidak kecil. Sementara kas KONI saat itu anggap saja mengalami kekosongan pasca menghadapi Pra PON.

“KONI baru punya uang kas itu baru-baru saja sejak pemerintahan gubernur Zainal A. Paliwang. Jika ada anggapan anggarannya kebesaran, tentu itu demi menggenjot ketinggalan para atlet kita, dengan harapan pulang bertarung bawa prestasi,” ucap FM.

“Jadi kalau ada tuntutan anggaran yang digunakan harus berbanding lurus dengan hasil, maka kalau konteksnya uang menjadi ukuran menang, saya cuma mau bilang bahwa berapa banyak calon legislatif yang menghamburkan uang pada saat pemilihan legislatif, tapi buktinya lebih banyak dari mereka yang kalah daripada yang menang duduk di kursi parlemen,” imbuhnya.

Adapun gubernur menargetkan kepada kontingen PON XX untuk membawa pulang 6 medali emas.

“Target peroleh 6 medali emas seperti yang disebutkan pak gubernur, itu kan hanya ekspektasi, setiap kepala daerah tentu punya harapan besar kepada kontingennya meraih prestasi. Jadi wajar dong pak gubernur berharap demikian, karena sebelumnya Kaltara mampu meraih 3 medali emas dan 3 medali perunggu, sehingga menjadi lucu dan konyol jika ekspektasinya lebih kecil dari sebelumnya,” ujarnya.

“Menang adalah tujuan, tetapi kalah bukan pilihan. Toh kenyataannya kita juga tidak benar-benar kalah, setidaknya kita masih mampu membawa pulang medali emas dan perunggu, meski kita belum sampai pada ekspektasi,” imbuh FM.

FM mengajak publik untuk lebih bijak dalam menjaga perasaan para atlet kita, dan selalu saling menguatkan. Ini bukan tentang menang atau kalah, tetapi lebih kepada tentang bagaimana memaknai perasaan. Orang yang kuat bukan mereka yang selalu menang. Melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.

“Kalau atlet kita kalah, bukan lalu bermakna atlet kita tidak hebat. Itu mungkin hanya karena kebetulan ada yang lebih hebat. Hebat itu bukan berarti tidak pernah kalah. Memangnya orang hebat harus menang terus?,” tanyanya.

Lanjut dikatakan FM, kalau penonton bisa fair dan jujur pada dirinya sendiri, maka tentu ia akan lebih bijak menyadari dan sportif mengakui bahwa masih ada langit di atas langit.

“Kalau hasil itu harus sesuai dengan harapan penonton, itu namanya egois. Tidak usah ada yang pergi bertanding kalau kita maunya hanya menang tanpa siap untuk kalah. Jika anda takut kalah, itu sama artinya anda tidak berani untuk menang,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, kita jangan jadi penonton yang selalunya mau menang sendiri. Jika kita ingin menang, maka milikilah sikap sebagai pemenang. Kita tidak perlu menjadi juara untuk menang, kita hanya perlu bermain dengan menjadi diri kita sendiri sehingga kita menang.

“Menang bukanlah segalanya. Yang terpenting adalah usaha untuk menang. Dan para atlet kita juga sudah berusaha. Yang penting bukan soal apakah kita menang atau kalah, toh Tuhan tidak mewajibkan manusia untuk menang, sehingga kalah pun bukan dosa. Yang penting adalah apakah seseorang itu berjuang atau tidak berjuang,” tutupnya.

Tags: FMKoniPON XXTurun Prestasi
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

KADIN Tarakan Perkuat Peran Ekonomi, Effendy Gunardi Kembali Dipercaya Pimpin Organisasi

KADIN Tarakan Perkuat Peran Ekonomi, Effendy Gunardi Kembali Dipercaya Pimpin Organisasi

by LLD
17/03/2026
0

TARAKAN – Musyawarah Kota (Mukota) VII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tarakan menjadi momentum penting bagi penguatan dunia usaha...

Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Pastikan Mudik Lancar

Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Pastikan Mudik Lancar

by Prasetya
14/03/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Bandara Juwata Tarakan resmi membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 untuk memastikan pelayanan penerbangan selama periode mudik Idulfitri berjalan...

Penjaringan Ditutup, Effendy Gunardi Calon Tunggal Ketua KADIN Tarakan

Penjaringan Ditutup, Effendy Gunardi Calon Tunggal Ketua KADIN Tarakan

by LLD
13/03/2026
0

TARAKAN – Proses penjaringan calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tarakan untuk periode 2026–2031 resmi ditutup pada Kamis,...

Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Gelar Safari Ramadan 2026 di Pontianak, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Gelar Safari Ramadan 2026 di Pontianak, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

by Prasetya
12/03/2026
0

PONTIANAK, CAKRANEWS– PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan menggelar kegiatan Safari Ramadan 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Mercure Pontianak...

Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

Terdakwa Penganiayaan Anak di Tarakan Terbukti Bersalah, Didenda Rp15 Juta

by Prasetya
12/03/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Kasus penganiayaan terhadap anak berinisial TM (10) di Kota Tarakan memasuki babak akhir. Majelis hakim Pengadilan Negeri...

Next Post
FPO Kaltara Sarankan Bangun Sekolah Khusus Olahraga

FPO Kaltara Sarankan Bangun Sekolah Khusus Olahraga

Kadispora Akui Prestasi di PON XX Merosot Dibanding Sebelumnya

Kadispora : Anggaran 20 Miliar Lebih dari Cukup

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Brosur jadwal dan harga tiket Kapal Indomaya rute Tarakan-Tawau

    Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Ratu Batubara’ Tan Paulin, Bantah Semua Tudingan Miring di RDP Senayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setahun Kinerja Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Refleksi 18 Tahun Perjalanan Bawaslu RI dalam Mengawal Kedaulatan Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.