Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

Jalan Berbahaya di Tikungan Gn Seriang, Ruas Jalan Berlubang dan Terhampar Kerikil

by Redaksi
05/02/2022
in Kaltara
A A
Jalan Berbahaya di Tikungan Gn Seriang, Ruas Jalan Berlubang dan Terhampar Kerikil
Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNG SELOR, cakra.news – Jalan Trans Kaltara tepatnya dari Tanjung Palas menuju Gunung Seriang, kondisinya berlubang dan terdapat banyak sebaran kerikil.

Kondisi jalan menjadi berbahaya karena keberadaan lubang dan sebaran kerikil tersebut di posisi jalan menikung dan turunan, sehingga sangat mengancam keselamatan terutama pengendara roda dua yang melintas, Sabtu (5/2/2022).

RELATED POSTS

Isak Tangis Pecah di Pelepasan Siswa SMPN 7 Tarakan, Ada Prosesi Adat Bugis ‘Sompe’

Supa’ad Ingin Perda Literasi Kaltara Tak Sekadar Jadi Aturan di Atas Kertas

Mohan (40), warga yang bermukim tak jauh dari jalan berbahaya tersebut, mengaku sudah bosan melihat jalan berlubang, lengkap dengan hamparan kerikil yang terkesan sudah lama dibiarkan itu.

Menurutnya, kondisi jalan tersebut sangat berbahaya terutama pengendara roda dua yang belum biasa melintas di daerah tersebut.

“Jalan berlubang dan hamparan kerikil itu tidak seberapa luas. Sebenarnya tidak memerlukan anggaran yang besar untuk memperbaikinya. Hanya persoalan kemauan saja dari dinas terkait,” ucapnya.

Mohan juga mengaku beberapa kali melihat kecelakaan tunggal akibat kondisi jalan berbahaya ini.

Rata-rata pengendara roda dua yang mungkin baru pertama kali melintasi jalur ini, jadi tidak tahu kondisi jalan berbahaya yang posisinya tepat di tikungan tersebut.

“Kalau dipikir-pikir para pejabat kita juga lewat di sini juga. Tapi entah kenapa gak ada perhatian dari mereka. Apakah rusaknya harus bertambah parah dulu baru ada perbaikan,” ujar Mohan kesal.

Sementara Matius (52), yang saban hari juga melintasi jalan ini menuturkan, munculnya kerusakan di jalan Trans Kaltara tersebut berawal dari dimulainya kegiatan untuk Kota Baru Mandiri (KBM).

Menurutnya, kegiatan pengerukan dan land clearing lahan untuk Kota Baru Mandiri (KBM) yang posisinya di bagian atas dari ruas jalan tersebut, bisa jadi penyebab kerusakan jalan.

Ketika di areal KBM diguyur hujan, lanjut Dia, banyak material tanah dan kerikil turut hanyut terbawa limpasan air dan menutup saluran drainase.

Akibatnya aliran air hujan terhambat dan menggenangi jalan, sehingga lambat laun jalan pun rusak.

“Hendaknya dinas terkait melakukan perbaikan menyeluruh, termasuk aspek saluran airnya agar tidak menggenangi jalan ketika turun hujan,” tutupnya.**

Pewarta : Ramses Lubis

Tags: Jalan RusakRawan KecelakaanTanjung Selor
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Isak Tangis Pecah di Pelepasan Siswa SMPN 7 Tarakan, Ada Prosesi Adat Bugis ‘Sompe’

Isak Tangis Pecah di Pelepasan Siswa SMPN 7 Tarakan, Ada Prosesi Adat Bugis ‘Sompe’

by Prasetya
23/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Isak tangis haru pecah tak terbendung di halaman SMP Negeri 7 Kota Tarakan pada Sabtu, 23 Mei...

Supa’ad Ingin Perda Literasi Kaltara Tak Sekadar Jadi Aturan di Atas Kertas

Supa’ad Ingin Perda Literasi Kaltara Tak Sekadar Jadi Aturan di Atas Kertas

by Prasetya
22/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara sekaligus Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Supa’ad Hadianto, menegaskan...

Syamsuddin Arfah Sebut Perda Literasi Kaltara Jadi Pilot Project Nasional

Syamsuddin Arfah Sebut Perda Literasi Kaltara Jadi Pilot Project Nasional

by Prasetya
21/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menuntaskan pembahasan rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pemberdayaan perbukuan...

Pansus II DPRD Kaltara Dorong 1.076 Hektar Permukiman Mangkupadi Dikeluarkan dari Kawasan PSN

Pansus II DPRD Kaltara Dorong 1.076 Hektar Permukiman Mangkupadi Dikeluarkan dari Kawasan PSN

by Prasetya
20/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kalimantan Utara mendorong agar kawasan permukiman warga di Mangkupadi, Kabupaten Bulungan, seluas...

Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Payung Hukum Penanggulangan HIV/AIDS

Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Payung Hukum Penanggulangan HIV/AIDS

by Prasetya
20/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong percepatan pembentukan payung hukum yang kuat dalam upaya penanggulangan...

Next Post
Tak Bertugas Lebih dari 30 Hari, Polwan Briptu C dinyatakan Desersi

Tak Bertugas Lebih dari 30 Hari, Polwan Briptu C dinyatakan Desersi

Hadapi Rusia di Krisis Ukrania, Pasukan Pertama AS Tiba di Polandia

Hadapi Rusia di Krisis Ukrania, Pasukan Pertama AS Tiba di Polandia

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Harga emas melonjak

    Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada! LGBT Menjamur di Kalangan Pelajar Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Payung Hukum Penanggulangan HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LPADKT Tarakan Desak Pelaku Kekerasan Seksual Mahasiswi Asal Nunukan Dihukum Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Supa’ad Ingin Perda Literasi Kaltara Tak Sekadar Jadi Aturan di Atas Kertas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.