TARAKAN, CAKRANEWS – Rencana pembangunan Kampus Universitas Borneo Tarakan (UBT) 2 mulai mendapat perhatian serius dari DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Komisi IV DPRD Kaltara melakukan kunjungan kerja untuk membahas rencana tersebut sekaligus melihat potensi lokasi yang akan digunakan sebagai kawasan kampus baru, Kamis (16/7/2026).
Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara H. Syamsuddin Arfah dan diikuti sejumlah anggota dewan, yakni Hj. Siti Laela, Dino Andrian, Supa’ad Hadianto, Ruman Tumbo, dan Listiani.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk menggali informasi terkait kebutuhan pembangunan UBT 2, memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan, sekaligus melihat langsung potensi kawasan yang dapat dikembangkan sebagai lokasi kampus.
Syamsuddin Arfah mengatakan keberadaan kampus kedua UBT dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses pendidikan tinggi di Kaltara.
“Kehadiran Kampus UBT 2 ini diharapkan mampu memperluas daya tampung dan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri Kaltara. Kita ingin mutu SDM kita makin meningkat dan mampu bersaing,” ujar Syamsuddin.
Menurutnya, pembangunan UBT 2 tidak hanya menjadi tanggung jawab perguruan tinggi. Dukungan pemerintah daerah dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan juga diperlukan agar rencana tersebut dapat direalisasikan.
Meski masih berada dalam tahap awal perencanaan, Syamsuddin menilai langkah tersebut menjadi perkembangan positif bagi sektor pendidikan Kaltara.
“Meskipun masih tahap perencanaan awal, ini adalah langkah awal yang sangat positif. Ke depan, Kampus UBT 2 akan makin memperkuat Tanjung Selor tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga pusat pendidikan unggulan di Kaltara,” katanya.
Ia berharap proses perencanaan dapat terus dimatangkan sehingga pembangunan kampus baru tersebut nantinya mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat posisi Kaltara sebagai daerah yang memiliki akses pendidikan tinggi yang semakin luas.










Discussion about this post