Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Kronologi Lengkap ‘Adu Banteng’ Kapal SB Express Vs Speedboat di Pelabuhan Tengkayu, Rapik dan Fahri Hilang

by Prasetya
16/05/2022
in Headline, Kaltara
A A
Kronologi Lengkap 'Adu Banteng' Kapal SB Express Vs Speedboat di Pelabuhan Tengkayu, Rapik dan Fahri Hilang

Kronologi Lengkap 'Adu Banteng' Kapal SB Express Vs Speedboat di Pelabuhan Tengkayu, Rapik dan Fahri Hilang

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Kejadian tragis menimpa 2 speedboat yang ‘adu banteng’ alias tabrakan di Pelabuhan Tengkayu, Tarakan. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Tarakan pun melaporkan kronologis lengkap kecelakaan maut tersebut. 

“Kejadiannya terjadi pada pukul 17.30 WITA. Namun kami baru menerima info pukul 19.30 WITA,” ucap Kepala Kantor SAR Tarakan, Amiruddin melalui Kasi Operasi, Dede Hariana dalam keterangan persnya kepada CAKRANEWS, Senin (16/5/2022).

RELATED POSTS

LPADKT Tarakan Desak Pelaku Kekerasan Seksual Mahasiswi Asal Nunukan Dihukum Berat

Hari Perpustakaan Nasional 2026, DPK Kaltara Ajak Warga Perkuat Budaya Literasi

Setelah menerima info, Tim SAR langsung bergerak ke lokasi kejadian dan tiba pukul 19.40 WITA. Awalnya, kata Dede, pihaknya mendapat info dari Polairud Polres Tarakan bahwa telah terjadi kecelakaan kapal SB. 278 Express bertabrakan dengan speedboat bermesin 40 PK.

Kronologi Lengkap 'Adu Banteng' Kapal SB Express Vs Speedboat di Pelabuhan Tengkayu, Rapik dan Fahri Hilang
Kronologi Lengkap ‘Adu Banteng’ Kapal SB Express Vs Speedboat di Pelabuhan Tengkayu, Rapik dan Fahri Hilang

“Penumpang 3 orang dan hingga saat ini 2 penumpang speedboat 40 PK belum di temukan,” ujarnya

Adapun dua korban tersebut bernama Rapik, seorang laki-laki warga Tarakan berumur 15 tahun. Sementara satu orang lainnya bernama Fahri, berumur 12 tahun yang juga warga Tarakan.

Pewarta: Ade Prasetia Cahyadi

Tags: Pelabuhan SpeedboatPelabuhan Tengkayu
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

LPADKT Tarakan Desak Pelaku Kekerasan Seksual Mahasiswi Asal Nunukan Dihukum Berat

LPADKT Tarakan Desak Pelaku Kekerasan Seksual Mahasiswi Asal Nunukan Dihukum Berat

by Prasetya
18/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa seorang mahasiswi asal Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), di Makassar, Sulawesi...

Hari Perpustakaan Nasional 2026, DPK Kaltara Ajak Warga Perkuat Budaya Literasi

Hari Perpustakaan Nasional 2026, DPK Kaltara Ajak Warga Perkuat Budaya Literasi

by Prasetya
17/05/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS - Peringatan Hari Perpustakaan Nasional 2026 dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Utara untuk mendorong penguatan...

Supa’ad: SPMB Harus Transparan, Tidak Ada Titipan

Supa’ad: SPMB Harus Transparan, Tidak Ada Titipan

by Prasetya
17/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi perhatian serius DPRD Kaltara. Proses...

112 KMP Siap Beroperasi di Kaltara, Wagub Sebut Jadi Penggerak Ekonomi Desa

by Prasetya
16/05/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan lewat operasionalisasi 112 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih...

Reses Supa’ad Hadirkan Pejabat Kompeten, Mahasiswa Tanya Beasiswa dan Peluang Kerja

Reses Supa’ad Hadirkan Pejabat Kompeten, Mahasiswa Tanya Beasiswa dan Peluang Kerja

by Prasetya
16/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Persoalan beasiswa hingga peluang kerja bagi lulusan perguruan tinggi menjadi perhatian utama dalam reses masa sidang III...

Next Post
Rusia Serang Balik Australia dan Selandia Baru dengan Sanksi Lebih Keras

Tanda-tanda Rusia Menyerah di Ukraina Kian Jelas

Menteri Kesehatan Budi Diduga Jadi Mafia Vaksin, Kerjanya Disebut Ngawur

Menteri Kesehatan Budi Diduga Jadi Mafia Vaksin, Kerjanya Disebut Ngawur

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Paguyuban Trenggalek Tarakan Perkuat Guyub Rukun Lewat Silaturahmi Rutin

    Paguyuban Trenggalek Tarakan Perkuat Guyub Rukun Lewat Silaturahmi Rutin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reses Supa’ad Hadirkan Pejabat Kompeten, Mahasiswa Tanya Beasiswa dan Peluang Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Supa’ad: SPMB Harus Transparan, Tidak Ada Titipan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terduga Gratifikasi Rp1 Miliar ke NA, Haji Momo Masih Belum Ditahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.