Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Minus Prestasi di PON XX Papua, Jangan Berlindung Dibalik Pembelajaran

by Redaksi
17/10/2021
in Headline
A A
Minus Prestasi di PON XX Papua, Jangan Berlindung Dibalik Pembelajaran
Share on FacebookShare on Twitter

CAKRA.NEWS – Harus gentlemen diakui bahwa prestasi yang diraih di PON XX Papua merosot jauh dibandingkan keikutsertaan PON sebelumnya di Jawa Barat. Boleh saja berargumen adanya banyak kendala yang dialami seperti cuaca yang panas di Papua, kondisi Pandemi Covid-19, ataupun jaraknya yang jauh sehingga tidak bisa memobilisir suporter.

Namun argumen tersebut sepertinya masih kurang pas karena harus diingat pula bahwa kendala serupa juga dialami seluruh kontingen daerah lain yang berajang di PON XX Papua, semua sama tidak ada yang membedakan satu kontingen dengan kontingen lainnya, tidak ada kontingen yang merasa lebih diuntungkan sehingga bisa memperoleh prestasi lebih baik.

RELATED POSTS

Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Payung Hukum Penanggulangan HIV/AIDS

DKISP Kaltara Gelar Rakor Pemerintah Digital 2026, Genjot Integrasi Layanan Publik

Tetapi, harus diakui pula bahwa para atlet kontingen Kaltara yang berlaga di PON XX telah berjuang sekuat tenaga, memberikan yang terbaik untuk nama harum Provinsi Kaltara. Apabila prestasi yang diraih kali ini dinilai lebih rendah dari keikutsertaan di ajang PON sebelumnya, barangkali lebih banyak disebabkan masih tidak berpihaknya dewi fortuna dan ternyata memang atlet dari daerah lain jauh lebih baik.

Sangat layak bagi seluruh warga Kaltara untuk mengapresiasi unjuk kerja para atlet Kaltara yang telah berlaga maksimal, bagaimanapun perolehan hasilnya.
Di sisi lain, menjadi sangat risih sebenarnya mengetahui bahwa para elit keolahragaan Kaltara yang terpilih untuk peningkatan prestasi justru seperti saling menyalahkan dan saling lempar tanggungjawab atas minus prestasi kontingen PON atlet Kaltara kali ini.

Sepertinya tidak elok jika Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Kaltara menyatakan bahwa keikutsertaan para atlet di ajang PON XX menjadi tanggungjawab sepenuhnya Koni Kaltara. Mulai pemilihan atlet, pembinaan, dilakukannya TC (Training Center), hingga pemberangkatan serta pengurusan di PON XX Papua dikatakan sepenuhnya tanggungjawab Koni Kaltara.

Bagaimanapun Dispora adalah lembaga kedinasan yang mengurusi keolahragaan di Kaltara sehingga tentu tak elok jika lepas tangan begitu saja.

Demikian pula tak eloknya jika Koni Kaltara juga melempar kesalahan bahwa prestasi yang menurun di PON XX Papua akibat waktu yang begitu singkat serta pengganggaran yang begitu lambat.

Bagaimanapun para pengurus yang menjadi jajaran elit keolahragaan di Koni Kaltara dipilih dari orang-orang yang dipercaya sebagai profesional yang tentunya memiliki langkah-langkah jitu untuk mensiasati berbagai hal untuk majunya prestasi olahraga atlet Kaltara.

Apabila memang menyatakan sanggup untuk duduk di jajaran elit Koni Kaltara tentunya sadar pula akan tantangan yang dihadapi dan yakin sanggup bisa membuat keolahragaan di Kaltara bisa sangat berpresatasi.

Jika merasa siap menjadi pengurus Koni tentunya sangat yakin memiliki profesionalitas diri yang sangat layak untuk pencapaian peningkatan prestasi keolahragaan atlet Kaltara.

Terakhir, terasa kurang pas pula jika minusnya prestasi di ajang PON XX Papua hanya disebut sebagai pembelajaran untuk dapat meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang. Para petinggi atau elit keolahragaan yang duduk di Koni maupun di Dispora adalah orang-orang yang dianggap mermiliki kemampuan mumpuni untuk memajukan keolahragaan yang berprestasi bagi atlet-atlet Kaltara.

Sangat tidak tepat jika para elit tersebut masih menyebut diri dalam proses belajar. Jauh akan lebih baik jika ada pengakuan bahwa memang ada kesalahan. Tegar seperti ksatria untuk mengakui bahwa memang ada yang salah dalam proses menuju ajang keikutseertaaan di PON XX Papua. Bukan pada tempatnya jika yang duduk sebagai elit pengurusan keolahragaan, dengan adanya minus prestasi, justru menyebutnya sebagai pembelajaran. Jangan berlindung dengan sebutan pembelajaran jika memang dirasa ada yang salah dalam kepengurusannya.

Jika memang merasa tidak mampu mengatasi berbagai kendala dan tidak mampu menampilkan prestasi, lebih baik mundur dan menyerahkannya pada figur yang lebih baik dan lebih profesional.**

Harianto Rivai, Pemimpin Redaksi

Tags: Minus PrestasiPON XX
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Payung Hukum Penanggulangan HIV/AIDS

Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Payung Hukum Penanggulangan HIV/AIDS

by Prasetya
20/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong percepatan pembentukan payung hukum yang kuat dalam upaya penanggulangan...

DKISP Kaltara Gelar Rakor Pemerintah Digital 2026. (Foto: DKISP)

DKISP Kaltara Gelar Rakor Pemerintah Digital 2026, Genjot Integrasi Layanan Publik

by Prasetya
19/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus tancap gas dalam memperkuat transformasi digital di lingkungan birokrasi. Langkah...

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, membuka secara resmi kegiatan seleksi yang berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara. (Foto: DKISP Kaltara)

Wagub Kaltara Buka Seleksi Paskibraka 2026: Bukan Cuma Baris-Berbaris, Cari yang Bermental Baja!

by Prasetya
18/05/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) resmi memulai tahapan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)...

LPADKT Tarakan Desak Pelaku Kekerasan Seksual Mahasiswi Asal Nunukan Dihukum Berat

LPADKT Tarakan Desak Pelaku Kekerasan Seksual Mahasiswi Asal Nunukan Dihukum Berat

by Prasetya
18/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa seorang mahasiswi asal Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), di Makassar, Sulawesi...

Supa’ad: SPMB Harus Transparan, Tidak Ada Titipan

Supa’ad: SPMB Harus Transparan, Tidak Ada Titipan

by Prasetya
17/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi perhatian serius DPRD Kaltara. Proses...

Next Post
Penemuan Mayat di Wisata Gunung Putih

Penemuan Mayat di Wisata Gunung Putih

Pendaftaran Calon Mahasiwa Desa Sarjana Telah Di Buka

Pendaftaran Calon Mahasiwa Desa Sarjana Telah Di Buka

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Harga emas melonjak

    Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reses Supa’ad Hadirkan Pejabat Kompeten, Mahasiswa Tanya Beasiswa dan Peluang Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paguyuban Trenggalek Tarakan Perkuat Guyub Rukun Lewat Silaturahmi Rutin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Supa’ad: SPMB Harus Transparan, Tidak Ada Titipan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.