Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

Pelaporan ‘PhD’ Deddy Yervi Sitorus Terus Berlanjut

by Redaksi
30/10/2021
in Kaltara
A A
Pelaporan ‘PhD’ Deddy Yervi Sitorus Terus Berlanjut
Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNG SELOR, cakra.news – Laporan dugaan pencemaran nama baik di Direktorat Reserse Polda Kaltara atas unggahan ‘PhD (Pemimpin Haus Duit dan Penggemar Hiburan Dangdut)’ di akun facebook anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yervi Sitorus terus berlanjut.

Via telepon, pelapor Hasbullah memastikan tidak akan mencabut laporannya, Jumat (29/10/2021).

RELATED POSTS

Syamsuddin Arfah Sebut Perda Literasi Kaltara Jadi Pilot Project Nasional

Pansus II DPRD Kaltara Dorong 1.076 Hektar Permukiman Mangkupadi Dikeluarkan dari Kawasan PSN

Hasbullah mengungkapkan bahwa unggahan ‘PhD’ di akun facebbok Deddy tersebut dapat membunuh karakter rakyat dan elit Kalimantan Utara.

Dirinya merasa sangat dirugikan atas postingan itu. Kata ‘PhD’ di postingan itu menyesatkan dan mengarah ke tendensi tertentu mengingat Deddy adalah politisi yang bukan warga Kaltara namun Daerah Pemilihan (Dapil) nya di Kaltara.

Deddy, lanjutnya seperti sengaja merendahkan dan menjelekkan elit Kaltara agar dapat terus berkiprah sebagai seorang politisi yang maju lagi di 2024.

“Gak saya cabut. Dengan kata-kata begitu, dia bunuh rakyat dan elit Kaltara itu dengan ‘haus duit’. Itu yang kita merasa dirugikan. Kalau kita merasa bahwa itu postingan yang gak bener dan menyesatkan. Entahlah itu tendensi sebagai seorang politisi ya, karena dia berasal dari luar, dapil ke sini sehingga dia merendahkan atau menjelekkan elit di Kaltara ini agar dia terus berkiprah.
Tapi curiganya kita begitu, sebagai seorang politisi yang punya keinginan maju lagi di 2024. Saya pikir dia tendensi terhadap kepentingannya pribadi,” beber Hasbullah kepada cakra.news.

Jauh lebih baik, menurut Hasbullah, Deddy mengkritik presiden dibanding terus menerus mengkritik rakyat dan elit Kaltara.

Baginya, unggahan dari postingan kata ‘PhD’ tersebut bukan hanya dibaca warga Kaltara tetapi dapat dibaca secara publik oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Kalo dia bicara kritik sebagai seorang DPR, ya kritik presiden. Kok orang-orang Kaltara dikritiknya terus. Mangkanya dia itu seharusnya tidak memposting di facebooknya, sehingga dibaca secara publik dimana saja. Apalagi itu yang baca bukan saja rakyat Kaltara,” ujar Hasbullah gusar.

Lebih jauh Hasbullah mengemukakan bahwa generasi muda Kaltara memiliki suatu pemikiran serta gagasan untuk mendorong gerbong lokal Kaltara menuju kancah nasional, agar Provinsi Kalimantan Utara mendapatkan perhatian dari Pemerintah Pusat.

“Kami generasi muda Kaltara ini juga punya pikiran atau ide gagasan untuk konsep besar tentang bagaimana meretas gerbong lokal menuju ke kancah nasional, agar Kaltara ini terlihat oleh pusat, sehingga perhatian pusat ke Kaltara ini lebih besar,” pungkas Hasbullah.

Terakhir harapannya, bagi para tokoh elit dari luar Kaltara yang kemudian dipercayai warga Kaltara untuk tidak membuat statement merendahkan rakyat dan elit Kaltara.

“Harapan kami, untuk elit kemudian tokoh dari luar yang kemudian ke Kaltara jangan kemudian mudah membuat statement yang merendahkan masyarakat di sini maupun elitnya,” tandas laki-laki beusia 29 tahun tersebut.

Jikapun memang ada prilaku ataupun tindakan menyimpang dari pemimpin Kaltara, lanjut Hasbullah, silahkan tindak secara hukum atau dilaporkan.

“Kita sama-sama lawan tindakan seperti korupsi. Tapi jangan buat postingan yang tidak-tidak, sehingga rakyat Kaltara elitnya terstigmatisasi atau terlabel ‘haus duit’ lah, tamaklah, rakuslah. ‘Kan gak asik gitu,” ungkap Hasbullah.*

Pewarta : Eni Sakadah

Tags: Deddy SitorusPhd
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Syamsuddin Arfah Sebut Perda Literasi Kaltara Jadi Pilot Project Nasional

Syamsuddin Arfah Sebut Perda Literasi Kaltara Jadi Pilot Project Nasional

by Prasetya
21/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menuntaskan pembahasan rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pemberdayaan perbukuan...

Pansus II DPRD Kaltara Dorong 1.076 Hektar Permukiman Mangkupadi Dikeluarkan dari Kawasan PSN

Pansus II DPRD Kaltara Dorong 1.076 Hektar Permukiman Mangkupadi Dikeluarkan dari Kawasan PSN

by Prasetya
20/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kalimantan Utara mendorong agar kawasan permukiman warga di Mangkupadi, Kabupaten Bulungan, seluas...

Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Payung Hukum Penanggulangan HIV/AIDS

Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Payung Hukum Penanggulangan HIV/AIDS

by Prasetya
20/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong percepatan pembentukan payung hukum yang kuat dalam upaya penanggulangan...

DKISP Kaltara Gelar Rakor Pemerintah Digital 2026. (Foto: DKISP)

DKISP Kaltara Gelar Rakor Pemerintah Digital 2026, Genjot Integrasi Layanan Publik

by Prasetya
19/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus tancap gas dalam memperkuat transformasi digital di lingkungan birokrasi. Langkah...

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, membuka secara resmi kegiatan seleksi yang berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara. (Foto: DKISP Kaltara)

Wagub Kaltara Buka Seleksi Paskibraka 2026: Bukan Cuma Baris-Berbaris, Cari yang Bermental Baja!

by Prasetya
18/05/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) resmi memulai tahapan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)...

Next Post
Restoratif Justice sebagai Upaya Penyelesaian Perkara Bagi Pelapor Maupun Terlapor

Restoratif Justice sebagai Upaya Penyelesaian Perkara Bagi Pelapor Maupun Terlapor

PMK Tarakan Perlu Perhatian, Usia Armada Sudah 22 Tahun, Tak Layak Pakai

PMK Tarakan Perlu Perhatian, Usia Armada Sudah 22 Tahun, Tak Layak Pakai

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Harga emas melonjak

    Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reses Supa’ad Hadirkan Pejabat Kompeten, Mahasiswa Tanya Beasiswa dan Peluang Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paguyuban Trenggalek Tarakan Perkuat Guyub Rukun Lewat Silaturahmi Rutin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Supa’ad: SPMB Harus Transparan, Tidak Ada Titipan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.