Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Pengumuman Bunda, Ini Hasil Pemeriksaan BPOM Soal Kinder Joy di Tarakan

by Prasetya
30/04/2022
in Headline, Kaltara
A A
Pengumuman Bunda, Ini Hasil Pemeriksaan BPOM Soal Kinder Joy di Tarakan

Ilustrasi Kinder Joy

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS– Beberapa waktu lalu peredaran makanan ringan Kinder Joy sempat dihentikan di seluruh Indonesia tak terkecuali di Kota Tarakan. Hal ini dilakukan karena coklat kegemaran anak-anak tersebut diduga mengandung bakteri Salmonella yang menyebabkan seseorang sakit perut bahkan diare bila mengonsumsinya.

Namun kini masyarakat Tarakan tak perlu khawatir terhadap isu tersebut. Pasalnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan memastikan bahwa Kinder Joy negatif mengandung bakteri Salmonella.

RELATED POSTS

KADIN Tarakan Perkuat Peran Ekonomi, Effendy Gunardi Kembali Dipercaya Pimpin Organisasi

Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Pastikan Mudik Lancar

“Berdasarkan hasil pemeriksaan BPOM pusat di beberapa titik seperti Jakarta dan Surabaya. Kinder Joy memenuhi syarat edar. Karena tidak mengandung bakteri salmonella,” ucap Kepala BPOM Tarakan Herianto Baan kepada awak media di Tarakan, Jumat (29/4/2022).

Isu Kinder Joy mengandung Salmonella pertama kali terdengar dari negara Spanyol, Belgia dan Inggris. Saat itu banyak anak kecil di negara Eropa tersebut terinfeksi bakteri Salmonella pasca mereka mengalami sakit perut dan diare.

Dari hasil tersebut, BPOM Tarakan bergerak cepat memerintahkan staf untuk menyampaikan kepada para pelaku usaha untuk menjual kembali barang tersebut. Bahkan informasi ini, sudah kami bagikan di media sosial BPOM.

“Karena memang kinder Joy yang beredar di Indonesia berbeda dengan di Eropa. Kinder Joy yang mengandung Salmonella itu berasal dari Eropa. Sedangkan, Indonesia datangnya dari India. Sejak menerima surat edaran tentang hasil uji tersebut, pada Kamis (28/4/2022). Mulai saat itu pula, kami perintahkan untuk mengedarkan kembali barang tersebut kepada seluruh masyarakat. Jadi, kami meminta kepada masyarakat untuk tidak takut lagi” jelasnya.

Pewarta: Ade Prasetia Cahyadi

Tags: BPOMKinder JoyTarakan
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

KADIN Tarakan Perkuat Peran Ekonomi, Effendy Gunardi Kembali Dipercaya Pimpin Organisasi

KADIN Tarakan Perkuat Peran Ekonomi, Effendy Gunardi Kembali Dipercaya Pimpin Organisasi

by LLD
17/03/2026
0

TARAKAN – Musyawarah Kota (Mukota) VII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tarakan menjadi momentum penting bagi penguatan dunia usaha...

Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Pastikan Mudik Lancar

Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Pastikan Mudik Lancar

by Prasetya
14/03/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Bandara Juwata Tarakan resmi membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 untuk memastikan pelayanan penerbangan selama periode mudik Idulfitri berjalan...

Penjaringan Ditutup, Effendy Gunardi Calon Tunggal Ketua KADIN Tarakan

Penjaringan Ditutup, Effendy Gunardi Calon Tunggal Ketua KADIN Tarakan

by LLD
13/03/2026
0

TARAKAN – Proses penjaringan calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tarakan untuk periode 2026–2031 resmi ditutup pada Kamis,...

Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Gelar Safari Ramadan 2026 di Pontianak, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Gelar Safari Ramadan 2026 di Pontianak, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

by Prasetya
12/03/2026
0

PONTIANAK, CAKRANEWS– PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan menggelar kegiatan Safari Ramadan 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Mercure Pontianak...

Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

Terdakwa Penganiayaan Anak di Tarakan Terbukti Bersalah, Didenda Rp15 Juta

by Prasetya
12/03/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Kasus penganiayaan terhadap anak berinisial TM (10) di Kota Tarakan memasuki babak akhir. Majelis hakim Pengadilan Negeri...

Next Post
Kepala BPOM Tarakan Herianto Baan (Foto: Ade/CAKRANEWS)

Bahaya! Banyak Produk Malaysia Kadaluarsa Beredar di Tarakan, Ini Buktinya

Buku Elektronik Panduan Mudik 2022

Polri Rilis Buku Panduan Mudik Secara Online, Begini Cara Dapetinnya

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Mhd Al Hafis, Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan

    Bersihkan Meja Rakyat dari Kepalsuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Pasukan Gegana dan Pelopor dalam Tubuh Brimob Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pak Khairul Bangga Nih, Tarakan Masuk 10 Kota Terbaik Versi Bappenas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pesta Gotilon HKBP Tarakan Sukses Terlaksana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Laura Tinjau Proyek Pembangunan Jalan di Nunukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.