Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Advetorial

Sekda Malinau Dorong Disbudpar Bukukan Sejarah 11 Etnis Lokal

by Prasetya
08/07/2024
in Advetorial
A A
Sekda Malinau Dorong Disbudpar Bukukan Sejarah 11 Etnis Lokal
Share on FacebookShare on Twitter

MALINAU, CAKRANEWS – Cerita sejarah dari 11 etnis di Malinau, Kalimantan Utara kerap ditampilkan dalam acara kebesaran daerah, baik festival kebudayaan maupun agenda akbar 2 tahunan, Irau Malinau.

Dalam Diklat Penulisan Sejarah Lokal Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Malinau, setiap perwakilan dari 11 etnis didorong untuk mendokumentasikan sejarah lokal.

RELATED POSTS

Bahas Isu LGBT, Pemprov Kaltara Pilih Jalur Dialog untuk Jaga Harmoni Sosial

Wagub Kaltara Dorong Pelajar Jadikan Kreativitas sebagai Kekuatan Membangun Daerah

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus menyampaikan penulisan sejarah lokal punya curi khas, yakni autentik atau keaslian cerita. Pemerintah Kabupaten Malinau mendorong pembukuan runut sejarah untuk 11 etnis yang selama ini banyak dikisahkan melalui festival kebudayaan.

“Penulisan sejarah lokal ini banyak manfaatnya. Karena beda dengan nulis artikel biasa, sejarah harus mengandung keaslian cerita. Kita mendorong agar ada hasil, sebaiknya diagendakan Disbudpar agar bisa dibaca pada Irau 2025 nanti,” katanya, Senin 8 Juli 2024.

Dalam penulisan sejarah, penulis ditantang untuk dapat menggali dari beragam sumber yang kompeten. Saksi hidup, benda peninggalan sejarah, hingga jejak dan kebiasaan masyarakat menjadi rujukan dalam autentiknya cerita sejarah.

Selain autentikasi cerita, pembauran kebudayaan merupakan salah satu tantangan bagi 11 etnis menjaga narasi sejarah lokal. Seperti dialek, Kata Ernes, setiap sub-etnis memiliki ciri khas yang bervariasi. Bahasa daerah biasanya menjadi bagian dari pembentuk sejarah. Meski dalam satu golongan etnis, biasanya antar sub-etnis, pemaknaan dan penyebutan biasa berbeda.

“Dialek contohnya. Setiap etnis, sub etnis punya ciri khas. Biasanya dipengaruhi kondisi kedaerahan. Ini tantangan bagi tiap perwakilan menulis sejarah. Harapan kami, outputnya nanti, nilai sejarah bisa digali dari tiap etnis,” katanya.

Tags: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) MalinauHumas Kabupaten MalinauPemkab MalinauSekda Malinau
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Bahas Isu LGBT, Pemprov Kaltara Pilih Jalur Dialog untuk Jaga Harmoni Sosial

Bahas Isu LGBT, Pemprov Kaltara Pilih Jalur Dialog untuk Jaga Harmoni Sosial

by Prasetya
20/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memilih pendekatan dialog dalam menyikapi isu LGBT dan berbagai persoalan sosial...

Wagub Kaltara Dorong Pelajar Jadikan Kreativitas sebagai Kekuatan Membangun Daerah

Wagub Kaltara Dorong Pelajar Jadikan Kreativitas sebagai Kekuatan Membangun Daerah

by Prasetya
20/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di SMA Negeri 3 Tarakan tidak hanya diisi perlombaan. Para...

Gowes Malam ke-30 di Tepian Kayan, Zainal Ikut Kayuh Sepeda Bareng Ratusan Warga

Gowes Malam ke-30 di Tepian Kayan, Zainal Ikut Kayuh Sepeda Bareng Ratusan Warga

by Prasetya
20/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Tepian Sungai Kayan, Tanjung Selor, tampil berbeda pada Rabu (19/8) malam. Ratusan warga memadati kawasan tersebut...

Tamara Dorong Demokrasi Kaltara Lebih Terbuka dan Partisipatif

Komisi II Soroti Akses Modal hingga Tata Kelola Keuangan Bank Kaltimtara

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Akses permodalan bagi pelaku usaha hingga tata kelola keuangan daerah menjadi perhatian Komisi II DPRD Kalimantan Utara...

Tamara Dorong Demokrasi Kaltara Lebih Terbuka dan Partisipatif

Tamara Dorong Demokrasi Kaltara Lebih Terbuka dan Partisipatif

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Kualitas demokrasi di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai tidak cukup hanya diukur dari proses politik. Keterbukaan pemerintah,...

Next Post
Libatkan 11 Penulis Etnis Perkuat Literasi Sejarah Lokal di Malinau

Libatkan 11 Penulis Etnis Perkuat Literasi Sejarah Lokal di Malinau

Syukuran Sederhana Digelar, Rayakan HUT ke 51 Bupati Malinau

Syukuran Sederhana Digelar, Rayakan HUT ke 51 Bupati Malinau

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Harga emas melonjak

    Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produksi Shampo dan Minyak Rambut Palsu di Tangerang, Sudah Berjalan Tiga Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Kaltara Perketat Pengawasan Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan dan Kehandalan Pegadaian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.