TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) Denny Harianto memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara tetap dibayarkan hingga akhir 2026.
Kepastian itu disampaikan Denny di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan pemerintah dan kondisi fiskal daerah yang dinamis, Rabu (5/8/2026).
Denny mengatakan ASN di lingkungan Pemprov Kaltara tidak perlu khawatir mengenai pembayaran TPP. Anggaran TPP yang telah dialokasikan dalam APBD 2026 dipastikan tetap tersedia hingga Desember.
“Terkait kebijakan anggaran, kami sudah memastikan bahwa TPP yang telah dianggarkan pada tahun 2026 tetap terjaga dan dapat dibayarkan hingga bulan Desember,” tegas Denny.
Dia mengatakan kebijakan efisiensi anggaran tidak berarti seluruh belanja harus dipangkas. Efisiensi dilakukan dengan memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Yang terpenting adalah memastikan setiap rupiah yang kita belanjakan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Denny meminta seluruh perangkat daerah terus melakukan penataan belanja agar penggunaan anggaran semakin efisien.
Menurutnya, kondisi fiskal Kaltara hingga akhir 2026 masih dinamis sehingga diperlukan kerja sama seluruh perangkat daerah dalam mengelola anggaran.
“Saya berharap kita semua memahami langkah-langkah yang harus ditempuh agar kondisi ini dapat kita hadapi bersama,” katanya.
Dengan adanya kepastian pembayaran TPP hingga akhir tahun, Denny meminta ASN menjadikannya sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik.
Dia menekankan bahwa ASN harus menunjukkan kinerja terbaik agar keberadaan pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kalau TPP sudah dipastikan aman, maka tunjukkan kinerja terbaik. Tingkatkan pelayanan kepada masyarakat agar manfaat kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan,” pungkasnya.










Discussion about this post