Cakra News
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Hukum & Kriminal

Tentara Myanmar Dituduh Menyandera Anak-anak Selama Bentrokan

by Redaksi
01/03/2022
in Hukum & Kriminal, Nasional
A A
Tentara Myanmar Dituduh Menyandera Anak-anak Selama Bentrokan

Pasukan keamanan Myanmar pro kudeta Februari lalu yang menggulingkan pemerintah pimpinan Aung San Suu Kyi

Share on FacebookShare on Twitter

MYANMAR, cakra.news – Tentara Myanmar menyandera sekelompok warga sipil, termasuk sedikitnya 80 anak-anak selama dua hari, dalam bentrokan dengan pemberontak.

Tentara baru membebaskan sebagian besar dari mereka pada Senin (28/2/2022.

RELATED POSTS

Astra Motor Kaltim 1 Gelar Aksi Peduli Jurnalis: Campaign Cari AMAN Sebelum Cari Berita

PELNI Mobile Hadir di Tarakan

Insiden itu terjadi di wilayah Sagaing di Myanmar, yang menjadi lokasi pertempuran sengit antara kelompok-kelompok milisi yang menentang kudeta militer.

Serangan udara dan serangan oleh militer pada akhir pekan di Yinmabin, sebuah kotapraja sekitar 120 km (75 mil) barat Mandalay, telah mengusir sebagian besar penduduk desa, tetapi puluhan anak dan beberapa guru terdampar di sebuah biara yang juga sebuah sekolah.

Surat kabar Irrawaddy mengatakan pada hari Minggu bahwa 85 anak dan 10 guru telah disandera, mengutip penduduk di daerah tersebut.

Pemerintah Persatuan Nasional (NUG), pemerintahan bayangan yang dibentuk oleh penentang kudeta tahun lalu, mengatakan beberapa anak yang ditahan berusia di bawah 12 tahun dan beberapa di bawah lima tahun.

Mereka menuduh tentara melakukan “pelanggaran berat” terhadap hukum internasional.

Seorang anggota Pasukan Pertahanan Rakyat daerah itu mengatakan sebagian besar telah dibebaskan pada Senin pagi ketika pasukan ditarik, tetapi beberapa orang dewasa ditangkap.

“Kami tidak bisa melawan pasukan karena mereka menahan anak-anak,” kata anggota milisi yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Junta telah melabeli NUG dan pasukan pertahanan rakyat sebagai kelompok “teroris”.

Militer di masa lalu dituduh menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia dan mengambil alih sekolah dan biara untuk digunakan sebagai pangkalan.

Phil Robertson, wakil direktur Asia Human Rights Watch, mengatakan peristiwa semacam itu menunjukkan militer beroperasi dengan “kekebalan total”.

Lebih dari 1.500 orang tewas dalam tindakan keras oleh pasukan keamanan Myanmar sejak kudeta Februari lalu menggulingkan pemerintah yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi.**

Pewarta : Andi Surya
Sumber : Reuters

Tags: BentrokMiliterMyanmar
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Astra Motor Kaltim 1 Gelar Aksi Peduli Jurnalis: Campaign Cari AMAN Sebelum Cari Berita

Astra Motor Kaltim 1 Gelar Aksi Peduli Jurnalis: Campaign Cari AMAN Sebelum Cari Berita

by Prasetya
30/08/2025
0

TARAKAN, CAKRANEWS— Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara para jurnalis di Tarakan, Astra Motor Kaltim 1 menggelar aksi sosial bertajuk...

PELNI Mobile Hadir di Tarakan

PELNI Mobile Hadir di Tarakan

by Prasetya
21/08/2025
0

TARAKAN, CAKRANEWS– PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), perusahaan pelayaran terkemuka se-Asia Tenggara, terus melakukan inisiatif dan inovasi untuk meningkatkan pelayanan...

Program Jumat Sebar Satlantas Polres Tarakan Sasar Anak Panti Asuhan

Program Jumat Sebar Satlantas Polres Tarakan Sasar Anak Panti Asuhan

by Prasetya
15/08/2025
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program Jumat Sedekah Barokah (Sebar). Jika...

IJTI Kaltara Kecam Aksi Perusakan Kantor Koran Kaltara

IJTI Kaltara Kecam Aksi Perusakan Kantor Koran Kaltara

by Prasetya
13/08/2025
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Utara, Usman Coddang mengecam aksi pembobolan dan perusakan Kantor Surat...

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tarakan periode 2023-2026, Andi Muhammad Rizal

PWI Tarakan Kutuk Pengrusakan Kantor Pers Koran Kaltara

by Prasetya
13/08/2025
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Aksi pembobolan dan pengrusakan di kantor Pers Koran Kaltara pada Selasa, 12 Agustus 2025, direspon oleh sejumlah...

Next Post
Taliban Mulai Penggeledahan Rumah, Memicu Ketakutan dan Kritik Diplomatik

Taliban Mulai Penggeledahan Rumah, Memicu Ketakutan dan Kritik Diplomatik

Persiapan Pembalasan Barat, Putin Siagakan Penangkal Nuklir

Persiapan Pembalasan Barat, Putin Siagakan Penangkal Nuklir

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Era Jokowi Lebih Parah Dibanding Zaman SBY

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Astra Motor Kaltim 1 Gelar Aksi Peduli Jurnalis: Campaign Cari AMAN Sebelum Cari Berita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Laura Hadiri Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Masa Bakti Tahun 2022 – 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.