Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Advetorial

Semarakkan Hari Jadi Kabupaten, TP. PKK Kab. Nunukan Gelar Lomba Cipta Menu Kudapan Pangan Lokal

by Redaksi
15/10/2021
in Advetorial, Kaltara
A A
Semarakkan Hari Jadi Kabupaten, TP. PKK Kab. Nunukan Gelar Lomba Cipta Menu Kudapan Pangan Lokal
Share on FacebookShare on Twitter

Tim Penggerak PKK Kabupaten Nunukan bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Utara mengadakan lomba cipta menu kudapan berbasis pangan lokal non terigu dan non beras dalam rangka hari ulang tahun Kabupaten Nunukan yang ke – 22 tahun. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura, Wakil Bupati Nunukan Hj. Hanafiah, dan Sekretaris Daerah Serfianus. Acara berlangsung di Ruang serbaguna lantai V kantor bupati Nunukan, Rabu (13/10).

Perlombaan ini diikuti oleh 27 peserta yang berasal dari berbagai kalangan dan profesi, yaitu Tim Penggerak PKK Kecamatan, Dharma Wanita, Kelompok Wanita Tani ( KWT), dan Industri Rumah Tangga Pengolah Pangan Lokal. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat tahu bahwa membuat kudapan itu mudah dan dapat dilakukan oleh semua orang.

RELATED POSTS

Isak Tangis Pecah di Pelepasan Siswa SMPN 7 Tarakan, Ada Prosesi Adat Bugis ‘Sompe’

Supa’ad Ingin Perda Literasi Kaltara Tak Sekadar Jadi Aturan di Atas Kertas

Dalam kesempatan ini, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menyampaikan bahwa data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat konsumsi beras di Indonesia mencapai angka 6.45 kilogram per kapita per bulan, atau sekitar 0,2 kilogram per kapita per hari. Indonesia termasuk negara dengan konsumsi beras paling tinggi di dunia sampai saat ini. Faktor kebiasaan yang turun temurun sejak lama menjadi penyebab utama masyarakat begitu tergantung dengan beras. Ibaratnya, meskipun sudah makan berkali-kali tapi jika belum makan nasi rasanya belum puas. Kebiasaan inilah yang akhirnya membuat konsumsi beras terus meningkat dari tahun ke tahun.

Menurutnya, konsumsi beras yang tinggi tentu punya resiko kurang baik, selain juga tidak baik untuk kesehatan jika terus menerus makan nasi tanpa ada variasi makanan lain. Laura juga mengatakan bahwa hasil panen para petani selama ini belum mampu memenuhi kebutuhan beras secara nasional, maka mau tidak mau harus import dari luar negeri yang secara ekonomi sangat merugikan.

“Demikian halnya dengan tepung terigu, konsumsi tepung terigu di masyarakat juga terus meningkat. Padahal tepung terigu adalah bahan pangan yang nyaris tidak ada di negara kita, artinya harus impor. Dan secara ekonomi, lagi-lagi kita mengalami kerugian”, ujar Laura.

Lebih lanjut dengan melihat data yang jomplang tersebut, maka pemerintah sangat gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mengurangi makan nasi. Konsumsi beras yang berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan.

“Kegemukan, diabetes, dan meningkatkan kandungan lemak yang tidak sehat adalah dampak buruk konsumsi nasi secara berlebihan dalam jangka panjang”, ujar Bupati Laura.

Namun demikian, Laura menyadari memang tidak mudah untuk merubah pola makan yang sudah terbentuk sejak kecil tersebut, demi kesehatan maka harus mau memulainya, diantaranya dengan mengurangi porsi makan nasi dan makan malam cukup sayur atau buah-buahan.

Menurutnya langkah ini bisa dimulai oleh para ibu rumah tangga, mereka harus menyajikan makanan enak dan sehat sebagai pengganti nasi. Harus ada variasi menu makanan yang beragam sehingga anggota keluarga tidak merasa bosan.

“Oleh karena itu saya menyambut baik lomba cipta menu makanan non terigu dan non beras kali ini yang dilaksanakan oleh ibu-ibu PKK Kabupaten Nunukan. Saya berharap dari lomba ini akan lahir menu-menu makanan baru yang enak rasanya, mudah cara pembuatannya, bahan-bahannya ada di sekitar kita, dan sehat bagi seluruh keluarga”, ucapnya.

Laura juga meminta agar menu makanan yang jadi juara nantinya bisa disebarluaskan kepada seluruh masyarakat, sehingga masyarakat juga bisa mencoba dirumahnya masing-masing.

“Khusus untuk tepung terigu, maka saya sampaikan bahwa di daerah kita sudah ada beberapa industri rumah tangga yang membuat tepung singkong, harganya relatif lebih murah, dan bisa dipakai sebagai alternatif pengganti tepung terigu”, tutup Bupati Laura. (Tim Liputan/Diskominfotik)
Tags: Hari JadiHumas Kabupaten NunukanTP-PKK
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Isak Tangis Pecah di Pelepasan Siswa SMPN 7 Tarakan, Ada Prosesi Adat Bugis ‘Sompe’

Isak Tangis Pecah di Pelepasan Siswa SMPN 7 Tarakan, Ada Prosesi Adat Bugis ‘Sompe’

by Prasetya
23/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Isak tangis haru pecah tak terbendung di halaman SMP Negeri 7 Kota Tarakan pada Sabtu, 23 Mei...

Supa’ad Ingin Perda Literasi Kaltara Tak Sekadar Jadi Aturan di Atas Kertas

Supa’ad Ingin Perda Literasi Kaltara Tak Sekadar Jadi Aturan di Atas Kertas

by Prasetya
22/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara sekaligus Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Supa’ad Hadianto, menegaskan...

Syamsuddin Arfah Sebut Perda Literasi Kaltara Jadi Pilot Project Nasional

Syamsuddin Arfah Sebut Perda Literasi Kaltara Jadi Pilot Project Nasional

by Prasetya
21/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menuntaskan pembahasan rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pemberdayaan perbukuan...

Pansus II DPRD Kaltara Dorong 1.076 Hektar Permukiman Mangkupadi Dikeluarkan dari Kawasan PSN

Pansus II DPRD Kaltara Dorong 1.076 Hektar Permukiman Mangkupadi Dikeluarkan dari Kawasan PSN

by Prasetya
20/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kalimantan Utara mendorong agar kawasan permukiman warga di Mangkupadi, Kabupaten Bulungan, seluas...

Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Payung Hukum Penanggulangan HIV/AIDS

Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Payung Hukum Penanggulangan HIV/AIDS

by Prasetya
20/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong percepatan pembentukan payung hukum yang kuat dalam upaya penanggulangan...

Next Post
PON XX, Atlet Kaltara Banyak Kendala

Kaltara Tambah Satu Perunggu dari Angkat Berat

Kadispora Akui Prestasi di PON XX Merosot Dibanding Sebelumnya

Kadispora Akui Prestasi di PON XX Merosot Dibanding Sebelumnya

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Harga emas melonjak

    Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada! LGBT Menjamur di Kalangan Pelajar Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Payung Hukum Penanggulangan HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Supa’ad Ingin Perda Literasi Kaltara Tak Sekadar Jadi Aturan di Atas Kertas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nelayan Kaltara Minta Ikan Jadi Menu Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.