Cakra News
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Advetorial

Bawaslu Kota Tarakan Petakan 23 Indikator Potensi TPS Rawan

by Prasetya
25/11/2024
in Advetorial, Kaltara, News
A A
Ketua Bawaslu Tarakan, Riswanto

Ketua Bawaslu Tarakan, Riswanto

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Bawaslu Kota Tarakan petakan potensi Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan pada Pemilihan 2024 untuk mengantisipasi gangguan atau hambatan di TPS pada hari pemungutan suara. Hasilnya, terdapat 7 indikator TPS rawan yang paling banyak terjadi, 9 indikator yang banyak terjadi, dan 7 indikator yang tidak banyak terjadi namun tetap perlu diantisipasi.

Ketua Bawaslu Tarakan, Riswanto menerangkan pemetaan kerawanan tersebut dilakukan terhadap 8 variabel dan 28 indikator, diambil dari sedikitnya 20 Kelurahan di 4 Kecamatan Se-Kota Tarakan yang melaporkan kerawanan TPS di wilayahnya. Pengambilan data TPS rawan dilakukan selama 6 hari pada 10 sampai dengan 15 November 2024. Variabel dan indikator potensi TPS rawan adalah sebagai berikut. Pertama, penggunaan hak pilih (DPT yang tidak memenuhi syarat, DPTb, potensi DPK, Penyelenggara Pemilihan di luar domisili, pemilih disabilitas terdatra di DPT, Riwayat sistem noken tidak sesuai ketentuan, dan/atau Riwayat PSU/PSSU). Kedua, keamanan (riwayat kekerasan, intimidasi dan/atau penolakan penyelengaraan pemungutan suara). Ketiga, politik uang. Keempat, politsasi SARA. Kelima, netralitas (penyelenggara Pemilihan, ASN, TNI/Polri, Kepala Desa dan/atau Perangkat Desa). Keenam, logistik (riwayat kerusakan, kekurangan/kelebihan, dan/atau keterlambatan).

RELATED POSTS

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

Tanpa APBD, Perumda Tirta Alam Tarakan Terapkan Sistem Digital SCADA

“Ketujuh, lokasi TPS (sulit dijangkau, rawan konflik, rawan bencana, dekat dengan lembaga pendidikan/pabrik/pertambangan, dekat dengan rumah Paslon/posko tim kampanye, dan/atau lokasi khusus). Kedelapan, jaringan listrik dan internet,” ujarnya dalam keterangan rilis tertulisnya yang dibagikan belum lama ini.

Adapun hasilnya sebagai berikut :

A. 7 (Tujuh) Indikator Potensi TPS Rawan Yang Paling Banyak Terjadi

1) 114 TPS yang terdapat Pemilihan Pindahan (DPTb);

2) 16 TPS yang terdapat Pemilih Disabilitas yang terdaftar di DPT;

3) 2 TPS yang terdapat Kendala Jaringan Internet di Lokasi TPS;

4) 85 TPS yang terdapat KPPS yang merupakan pemilih di luar Domisili TPS tempat bertugas;

5) 10 TPS yang terdapat DPT yang sudah tidak memenuhi Syarat (Meninggal Dunia, Alih Status menjadi TNI/Polri);

6) 47 TPS yang terdapat Potensi Pemilih memenuhi Syarat namun tidak terdaftar di DPT (Potensi DPK); dan

7) 0 TPS yang terdapat kendala aliran Listrik di Lokasi TPS).

 

B. 9 (Sembilan) Indikator Potensi TPS Rawan yang Banyak Terjadi

1) 18 TPS sulit dijangkau (Geografis dan Cuaca);

2) 5 TPS yang terdapat Riwayat Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan/atau Penghitungan Suara Surat Suara (PSSU); 3) 1 TPS yang didirikan di wilayah rawan bencana (Contoh: Banjir, Tanah Longsor, Gempa Bumi, Dll);

4) 9 TPS yang berada di dekat rumah pasangan calon/danatau posko tim kampanye pasangan calon;

5) 0 TPS yang memiliki Riwayat logistic pemungutan dan penghitungan suara mengalami kerusakan di TPS pada saat Pemilu;

6) 0 TPS yang memiliki Riwayat Keterlambatan Pendistribusian Logistik Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS (H-1) pada Saat Pemilu;

7) 2 TPS yang memiliki Riwayat Kekurangan dan Kelebihan da Bahkan tidak Tersedia Logistik Pemugutan dan Penghitungan Suara pada Saat Pemilu;

8) 2 TPS di Dekat wilayah Kerja (Pertambakan, Pabrik);

9) 3 TPS yang memiliki Riwayat terjadi intimidasi kepada Penyelenggara Pemilihan;

 

C. 7 (Tujuh) Indikator Potensi TPS Rawan yang Tidak Banyak Terjadi Namun Tetap Perlu Diantisipasi

1) 0 TPS dekat Lembaga Pendidikan yang terdapat Potensi memiliki Hak Pilih;

2) 0 TPS yang memiliki Riwayat terjadi kekerasan di TPS;

3) 7 TPS yang didirikan di wilayah Konflik;

4) 0 TPS yang terdapat Riwayat Praktik Pemberian uang atau Materi Lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan pada masa Kampanye di Sekitar Lokasi TPS;

5) 2 TPS di Lokasi Khusus;

6) 0 TPS yang terdapat Praktik Menghina/Menghasut diantara Pemilih terkait Isu Agama, Suku, Ras, dan Golongan di Sekitar Lokasi TPS;

7) 0 TPS yang Terdapat Petugas KPPS berkampanye untuk Pasangan Calon

Tags: Bawaslu TarakanPilkada Tarakan 2024TPS RAWAN
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

by Prasetya
05/01/2026
0

Oleh: Dedy Syarkani, Sekretaris Pemuda ICMI Kalimantan Utara Fenomena munculnya riak-riak paham radikal transnasional seperti Neo-Nazi dan White Supremacy di...

Tanpa APBD, Perumda Tirta Alam Tarakan Terapkan Sistem Digital SCADA

Tanpa APBD, Perumda Tirta Alam Tarakan Terapkan Sistem Digital SCADA

by Prasetya
05/01/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Alam Kota Tarakan terus melaju dalam transformasi digital. Setelah merampungkan sistem manajemen...

Relawan Korlakar Tarakan Bersihkan Sampah di Pantai Amal

Relawan Korlakar Tarakan Bersihkan Sampah di Pantai Amal

by Prasetya
04/01/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Mengawali lembar pertama di tahun 2026 dengan semangat pelestarian lingkungan, Korps Relawan Bencana Korlakar Tarakan menggelar aksi...

HUT ke-26, Perumda Tirta Alam Tarakan Komitmen Tingkatkan Pelayanan

HUT ke-26, Perumda Tirta Alam Tarakan Komitmen Tingkatkan Pelayanan

by Prasetya
04/01/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Alam Tarakan menandai perjalanan 26 tahun pengabdiannya dengan peringatan hari jadi yang...

UBT Bantah Isu Pemberhentian 14 Pegawai

UBT Bantah Isu Pemberhentian 14 Pegawai

by Prasetya
02/01/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Universitas Borneo Tarakan (UBT) membantah isu yang beredar terkait status sejumlah dosen dan tenaga kependidikan (tendik) non-ASN....

Next Post
Begini Strategi Bawaslu Tarakan Antisipasi Kerawanan Pungut Hitung

Begini Strategi Bawaslu Tarakan Antisipasi Kerawanan Pungut Hitung

Bikin Bangga! 2 Kecamatan di Nunukan Sabet Penghargaan

Bikin Bangga! 2 Kecamatan di Nunukan Sabet Penghargaan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Relawan Korlakar Tarakan Bersihkan Sampah di Pantai Amal

    Relawan Korlakar Tarakan Bersihkan Sampah di Pantai Amal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengawasan PDPB, Upaya Bawaslu Jaga Akurasi Data Pemilih Untuk Pemilu Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rektor UBT Tegaskan Tak Ada PHK Sepihak, 14 Pegawai Terdampak Transisi Nasional P3K

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.