Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Internasional

Vietnam Jatuhkan Hukuman Penjara 10 Tahun kepada Pengguna Facebook ‘Anti-Negara’

by Redaksi
15/12/2021
in Internasional
A A
Vietnam Jatuhkan Hukuman Penjara 10 Tahun kepada Pengguna Facebook ‘Anti-Negara’

Sidang tuntutan kepada pengguna facebook 'anti negara' di Vietnam

Share on FacebookShare on Twitter

HANOI, cakra.news – Pengadilan Vietnam menjatuhkan hukuman penjara dan tahanan rumah kepada dua pengguna Facebook karena aktivitas yang dianggap anti-negara, Rabu (15/12/2021).

Hukuman yang sama juga dilakukan sehari sebelumnya terhadap seorang jurnalis dan pembangkang terkemuka.

RELATED POSTS

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

Alumni UBT Ungkap Sisi Gelap Bekerja di Luar Negeri

Kementerian Keamanan Publik di Vietnam mengatakan, Pengadilan Hanoi menghukum Trinh Ba Phuong 10 tahun penjara dan lima tahun tahanan rumah, dan Nguyen Thi Tam enam tahun penjara dan tiga tahun tahanan rumah.

Keduanya dituduh “melakukan propaganda melawan negara”.

Terlepas dari reformasi ekonomi yang signifikan dan peningkatan keterbukaan terhadap perubahan sosial, Partai Komunis yang berkuasa di Vietnam mempertahankan sensor media yang ketat dan mentolerir sedikit kritik.

Phuong (36) dan Tam (49) dituduh memposting video dan artikel di akun Facebook mereka untuk menghasut dan memfitnah pihak berwenang.

Hukuman mereka termasuk yang paling keras yang diberikan kepada para pengkritik pemerintah.

Mereka juga dituduh memutarbalikkan informasi tentang sengketa tanah tahun lalu yang menarik perhatian luas setelah bentrokan yang menewaskan tiga polisi dan setidaknya satu petani tewas.

Facebook tidak diblokir di Vietnam, penggunanya sekitar 70 juta dan merupakan platform utama negara itu untuk e-commerce dan perbedaan pendapat politik.

Facebook dan pemerintah vietnam selama ini memang terus-menerus berselisih soal penghapusan konten yang dianggap “anti-negara”.

Facebook mengatakan tujuannya adalah untuk tetap dapat diakses oleh orang Vietnam sehingga mereka dapat terhubung dengan teman, menjalankan bisnis dan mengekspresikan diri.**

Pewarta : Andi Surya
Sumber : Reuters

Tags: Anti-NegaraFacebookVietnam
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

by Prasetya
05/01/2026
0

Oleh: Dedy Syarkani, Sekretaris Pemuda ICMI Kalimantan Utara Fenomena munculnya riak-riak paham radikal transnasional seperti Neo-Nazi dan White Supremacy di...

Alumni UBT Ungkap Sisi Gelap Bekerja di Luar Negeri

Alumni UBT Ungkap Sisi Gelap Bekerja di Luar Negeri

by Prasetya
23/02/2025
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Dunia kerja memang memiliki banyak sisi gelap yang tak bisa dipungkiri. Eksploitasi tenaga kerja yang tak manusiawi,...

#KaburAjaDulu Viral, Alumni UBT Berbagi Cerita Berkarir di Luar Negeri

#KaburAjaDulu Viral, Alumni UBT Berbagi Cerita Berkarir di Luar Negeri

by Prasetya
19/02/2025
0

TARAKAN, CAKRANEWS - #KaburAjaDulu viral di media sosial. Tren ini berisikan saran dari berbagai diaspora Indonesia di luar negeri yang...

Ternyata Ini Alasan Shin Tae Yong Dipecat PSSI

Ternyata Ini Alasan Shin Tae Yong Dipecat PSSI

by Redaksi
06/01/2025
0

JAKARTA, CAKRANEWS - Shin Tae Yong resmi dipecat PSSI dari kursi pelatih Timnas Indonesia. Kepastian itu diungkap Ketua Umum PSSI...

Tampil di Australia, Pertamina EP Tarakan Field Tampilkan Inovasi Pengolahan Limbah Botol Plastik Rumput Laut

Tampil di Australia, Pertamina EP Tarakan Field Tampilkan Inovasi Pengolahan Limbah Botol Plastik Rumput Laut

by LLD
05/11/2024
0

TARAKAN – Program CSR unggulan PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field, yaitu Program Akar Basah (Aliansi Kerja Bebas Sampah), berhasil...

Next Post
Kebakaran di WTC Hongkong. 150 Orang Terjebak di Atap Gedung

Kebakaran di WTC Hongkong. 150 Orang Terjebak di Atap Gedung

Rusia Ingatkan AS dan NATO tentang Jaminan Perdamaian 1991

Rusia Ingatkan AS dan NATO tentang Jaminan Perdamaian 1991

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ini Sosok Kapten Yusuf, Pilot Smart Air yang Hilang Kontak

    Ini Sosok Kapten Yusuf, Pilot Smart Air yang Hilang Kontak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Ratu Batubara’ Tan Paulin, Bantah Semua Tudingan Miring di RDP Senayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaringan Internet di Malinau Hancur, Warga: Kerja Kami Terhambat!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alat Peraga Kampanye Langgar Aturan Ditertibkan Dishub Nunukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.