Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Nasional

Usai Syukuran Toko Material, 74 Warga Lebak Banten Keracunan Makanan

by Redaksi
22/01/2022
in Nasional
A A
Usai Syukuran Toko Material, 74 Warga Lebak Banten Keracunan Makanan

Warga yang diduga keracunan makanan dirawat intensif di puskesmas.

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, cakra.news – Usai menyantap makanan selamatan syukuran dari toko material bangunan yang baru saja dibuka pada Jum’at (20/1/2022) kemarin, sebanyak 74 warga Cijaku Kabupaten Lebak, Banten dilarikan ke puskesmas setempat.

Diduga warga mengalami gejala keracunan akibat hidangan yang baru disantapnya.

RELATED POSTS

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

“Dari 74 warga yang menjalani rawat inap itu, di antaranya sampai pukul 11.30 WIB sebanyak 27 pasien sudah kembali ke rumah. sedangkan 47 pasien masih dalam perawatan dan observasi,” kata Kepala Puskesmas Cijaku Kabupaten Lebak Sulistiyo, Sabtu (22/1/2022).

Setibanya di puskesmas, warga yang diduga mengalami gejala keracunan makanan tersebut langsung mendapat perawatan intensif dan membaik sehingga tidak perlu dirujuk ke Rumah Sakit Malingping maupun RSUD Adjidarmo Rangkasbitung.

Petugas medis puskesmas pun terus bekerja keras untuk menangani pasien keracunan makanan yang terus datang.

Menurut Sulistiyo, beruntung hingga kini tidak ada korban jiwa akibat keracunan tersebut.

Kebanyakan mereka warga yang mengalami keracunan makanan itu menimbulkan gejala pusing, mual, muntah dan buang air besar.

Puskesmas juga telah mengambil sampel makanan yang diduga menimbulkan keracunan dan dikirim ke laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) untuk mengetahui penyebab keracunan tersebut.

“Kami belum menerima hasil dari laboratorium itu, sehingga tidak bisa menyimpulkan penyebab keracunan itu,” jelasnya.

Sementara itu, Rudi, warga setempat mengaku kondisi kesehatannya telah membaik.

Sebelumnya Ia mengalami kepala pusing, mual dan muntah.

“Kami berharap sore ini bisa pulang ke rumah,” katanya.**

Pewarta : Andi Surya
Sumber : detik.com

Tags: Keracunan MakananLebak BantenSyukuran
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperbarui Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk...

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

by Prasetya
16/08/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan...

Gubernur Kaltara Saksikan Pidato Kenegaraan Prabowo, 121 Kebijakan Transformatif Disorot

Gubernur Kaltara Saksikan Pidato Kenegaraan Prabowo, 121 Kebijakan Transformatif Disorot

by Prasetya
15/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka HUT...

Pemprov Kaltara Bagikan Bendera Merah Putih kepada Ormas

Pemprov Kaltara Bagikan Bendera Merah Putih kepada Ormas

by Prasetya
11/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) membagikan bendera Merah Putih kepada sejumlah organisasi masyarakat (ormas) untuk...

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

by Prasetya
08/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Aliansi Masyarakat Cinta Damai memberikan waktu dua minggu kepada Polres Tarakan untuk menunjukkan perkembangan penanganan laporan dugaan penghinaan...

Next Post
Cabuli Adik Ipar di Semak-semak, Warga Kapuas Diringkus

Cabuli Adik Ipar di Semak-semak, Warga Kapuas Diringkus

Diduga Tersangkut Suap Narkoba, Kapolrestabes Medan Dicopot

Diduga Tersangkut Suap Narkoba, Kapolrestabes Medan Dicopot

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produksi Shampo dan Minyak Rambut Palsu di Tangerang, Sudah Berjalan Tiga Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Kaltara Perketat Pengawasan Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Pasukan Gegana dan Pelopor dalam Tubuh Brimob Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.