Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Internasional

Taliban Mulai Penggeledahan Rumah, Memicu Ketakutan dan Kritik Diplomatik

by Redaksi
01/03/2022
in Internasional, Politik
A A
Taliban Mulai Penggeledahan Rumah, Memicu Ketakutan dan Kritik Diplomatik

Pasukan Taliban mulai melakukan penggeledahan dari rumah ke rumah.

Share on FacebookShare on Twitter

KABUL, cakra.news – Taliban telah melakukan penggeledahan rumah secara ekstensif di sekitar ibu kota Afghanistan, Senin (28/2/2022).

Menurut juru bicara Taliban, hal itu untuk mendeteksi aktivitas kriminal, tetapi beberapa diplomat Barat mengatakan penggeledahan telah menargetkan warga biasa.

RELATED POSTS

Pansus DPRD Kaltara Bahas Ranperda Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan

Pansus IV DPRD Kaltara Matangkan Pembahasan Ranperda Pengembangan Perbukuan dan Budaya Literasi

Juru bicara pemerintahan Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan pencarian itu adalah bagian dari “operasi pembersihan” dan rumah-rumah hanya digerebek jika ada laporan spesifik tentang kemungkinan kegiatan kriminal.

“Operasi itu tidak terhadap sembarang orang, itu terhadap penculik, pencuri profesional dan kelompok kejahatan,” katanya pada konferensi pers pada Minggu (27/2/2022).

Dia juga mengatakan, pihak berwenang menyita senjata dalam penggerebekan, dan juga penangkapan puluhan penjahat dan enam anggota kelompok militan Negara Islam.

Sementara tujuh warga di sekitar Kabul, kepada Reuters mengatakan, pencarian itu dilakukan tanpa pandang bulu dan menyebarkan ketakutan.

Seorang penduduk di barat laut Kabul mengatakan dia dijadwalkan mendapat kunjungan Taliban pada hari Senin, yang berarti ayahnya harus tinggal di rumah setelah bekerja untuk menemani anggota keluarga perempuan.

“Kami tidak senang. Saya tidak ingin mereka masuk ke rumah kami, saya tidak ingin mereka melihat saudara perempuan saya, Saya tidak ingin mereka menggeledah lemari pakaian dan dokumen saya. Saya tidak mau, mereka mengganggu ibu Saya,” katanya.

Warga Kabul lainnya yang dikunjungi oleh pejabat Taliban mengatakan mereka tidak sopan dan tidak mengikuti tradisi melepas alas kaki saat masuk ke rumah.
“Mereka telah memasuki rumah kami dengan sepatu mereka, mereka pergi ke mana-mana,” kata orang itu.

Para duta besar untuk Uni Eropa dan Jerman juga mengkritik operasi tersebut.

“Khawatir tentang laporan penggeledahan rumah, intimidasi, kekerasan terhadap ‘penjahat’ di dalam dan sekitar Kabul,” kata Markus Potzel, duta besar Jerman untuk Afghanistan, pada hari Senin (28/2/2022).

Sejak kelompok Islam mengambil alih negara itu pada Agustus, para pengamat telah memperingatkan munculnya tanda-tanda tindakan keras terhadap perbedaan pendapat dan pembalasan terhadap mantan anggota pasukan keamanan dan aktivis.

Kekhawatiran akan keselamatan lawan vokal Taliban dan wanita terkemuka telah meningkat sejak kelompok Islam itu mengambil alih negara itu.

Badan-badan internasional menyatakan kekhawatiran atas hilangnya beberapa aktivis wanita dalam beberapa bulan terakhir.

Taliban menyangkal pembalasan yang ditargetkan dan mengatakan sedang menyelidiki laporan kekerasan dan penghilangan.

Seorang juru bicara komandan Taliban untuk Kabul mengatakan bahwa dalam “operasi militer” polisi diizinkan untuk masuk memakai sepatu, bahwa hanya polisi wanita yang akan menggeledah barang-barang wanita dan bahwa perwakilan agama dari daerah itu akan menemani polisi selama pencarian.

Mujahid mengatakan mereka akan menyelidiki setiap kasus ‘perilaku buruk’ yang dilaporkan.

Duta Besar Uni Eropa Andreas von Brandt mengatakan penggeledahan rumah harus segera dihentikan.**

Pewarta : Andi Surya
Sumber : Reuters

Tags: AfganistanTaliban
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Pansus DPRD Kaltara menggelar rapat kerja bersama sejumlah OPD terkait untuk membahas Ranperda tentang Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan. (Humas DPRD Kaltara)

Pansus DPRD Kaltara Bahas Ranperda Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan

by Prasetya
21/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar rapat kerja bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait...

Pansus IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengembangan Perbukuan dan Budaya Literasi. (Humas DPRD Kaltara)

Pansus IV DPRD Kaltara Matangkan Pembahasan Ranperda Pengembangan Perbukuan dan Budaya Literasi

by Prasetya
21/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Panitia Khusus (Pansus) IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan...

Reses Adi Nata Kusuma Perjuangkan Fasilitas Skateboard Anak Muda Kaltara

Reses Adi Nata Kusuma Perjuangkan Fasilitas Skateboard Anak Muda Kaltara

by Prasetya
15/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Adi Nata Kusuma, menggelar kegiatan Reses Masa...

Hasan Saleh Bagikan 10 Ton Beras di Tarakan, Sekaligus Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Hasan Saleh Bagikan 10 Ton Beras di Tarakan, Sekaligus Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

by Prasetya
30/04/2026
0

TARAKAN , CAKRANEWS – Bantuan pangan berupa beras premium disalurkan kepada warga di Tarakan, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini juga dirangkaikan...

Perkuat Akuntabilitas, Bawaslu Tarakan Ukur Pemahaman Parpol Lewat Survei Layanan Pemilu

Perkuat Akuntabilitas, Bawaslu Tarakan Ukur Pemahaman Parpol Lewat Survei Layanan Pemilu

by Prasetya
29/04/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS- Saat pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi di Sekretariat Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Tarakan, Bawaslu Kota Tarakan melakukan Survei Persentase...

Next Post
Persiapan Pembalasan Barat, Putin Siagakan Penangkal Nuklir

Persiapan Pembalasan Barat, Putin Siagakan Penangkal Nuklir

Kejari Badung, Usut Dugaan Tipikor Rp308,8 Miliar

Kejari Badung, Usut Dugaan Tipikor Rp308,8 Miliar

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penutupan Lahan Plasma Berakhir, PT CSL Kembali Bermitra dengan Koperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Ratu Batubara’ Tan Paulin, Bantah Semua Tudingan Miring di RDP Senayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Pesonna Optimal Jasa Gelar Aksi Bersih-Bersih di Lingkungan PT Pegadaian UPC Kampung Empat Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.