Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Calon Jemaah Haji Kaltara Wajib Tahu, Ini Biaya dan Batasan Umur Naik Haji Tahun 2022

by Prasetya
21/04/2022
in Headline, Kaltara
A A
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kota Tarakan, H Muhammad Aslam (Foto: Ade/CAKRANEWS)

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kota Tarakan, H Muhammad Aslam (Foto: Ade/CAKRANEWS)

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS– Pemerintah Arab Saudi mengumumkan sebanyak 100.051 calon jemaah haji Indonesia dipastikan bakal berangkat tahun ini, tak terkecuali calon jemaah haji asal Provinsi Kalimantan Utara.

Namun ada beberapa hal yang wajib diketahui para calon jemaah haji. Yakni pemerintah Arab Saudi menetapkan batas umur serta syarat bagi jemaah yang akan melaksanakan ibadah haji.

RELATED POSTS

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

Aturan itu diberlakukan mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19, dengan tujuan agar pelaksanaan ibadah haji di tanah suci pada tahun ini berjalan dengan kusyu’ dan lancar.

Lantas berapa batas umur naik haji, apa saja syaratnya, serta berapa besar biaya yang harus dikeluarkan? Berikut hasil wawancara CAKRA NEWS bersama epala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kota Tarakan, H Muhammad Aslam pada Rabu (20/4/2022).

Menurut dia, haji pada tahun ini dibuka untuk peserta yang berusia di bawah 65 tahun. Sebelum berangkat haji, peserta wajib melakukan vaksinasi Covid-19 yang telah disetujui oleh pemerintah Arab Saudi.

Selain itu, Jemaah haji yang berasal dari luar wilayah Saudi wajib menunjukkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatannya ke Arab Saudi. 

“Hal yang perlu diketahui, syarat usia di bawah 65 tahun itu dikeluarkan pemerintahan Arab Saudi. Jadi, bukan negara Indonesia yang mengeluarkannya. Terlebih, aturan berlaku untuk seluruh negara. Kalau tidak salah itu batasan umurnya tanggal 7 bulan 7 Tahun 1957,“ ujar Aslam.

Dengan adanya penetapan batas umur ini, penyelenggara ibadah haji dan umrah di Provinsi Kaltara dihimbau untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat khususnya kepada mereka yang lansia. Apalagi masih banyak masyarakat berusia di atas 65 tahun yang telah mendaftarakan diri untuk mengikuti ibadah haji.

Pihaknya pun akan mensosialisasikan aturan tersebut kepada masyarakat luas. Selain usia, sambung Aslam, kerajaan Arab Saudi juga mewajibkan calon jamaah haji untuk melengkapi vaksinasi.

Sebagai informasi, setidaknya ada tiga skema keberangkatan yang mungkin akan digunakan dalam pemberangkatan haji tahun ini, yaitu pemberangkatan full, pemberangkatan tidak full dan skema tidak ada keberangkatan.

“Skema haji full, semuanya berangkat 100 persen. Kalau skema pemberangkatan tidak full bisa 50 persen, 25 persen atau lainnya kami belum tahu. Kalau yang ketiga tidak memberangkatkan haji, disampaikan waktu Ditjen PHU lepaskan keberangkatan umrah,” kata dia.

Sementara berdasarkan hasil dari Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Agama RI sepakat menetapkan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun 2022 sebesar Rp 39,8 juta. Angka tersebut naik sekitar Rp 4,8 juta dari Bipih Tahun 2020 yang sebesar Rp 35 juta. Biaya tersebut digunakan sebagai biaya penerbangan, sebagian biaya akomodasi selama di Mekkah dan Madinah, biaya hidup (living cost), dan biaya visa.  

Mengingat saat ini masih dalam suasana pendemi, pemerintah juga menetapkan biaya protokol kesehatan sebesar Rp 808.618 per jemaah. Serta biaya yang bersumber dari nilai manfaat keuangan haji sebesar Rp 41.053.216 per jemaah. 

Selanjutnya pemerintah juga menyepakati untuk memaksimalkan pelayanan kepada para jemaah haji 2022. Salah satunya dengan meningkatkan jumlah makan jemaah haji di Mekkah dan Madinah dari yang semula hanya dua kali per hari menjadi tiga kali per hari. 

Tags: HajiKemenag Kota Tarakan
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai memiliki modal besar untuk berkembang menjadi pusat industri hijau di Indonesia. Posisi strategis...

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Peter Setiawan resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Utara periode 2026–2031....

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

by Prasetya
14/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan mulai mematangkan persiapan menghadapi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi...

Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. (Humas DPRD Kaltara).

Komisi II DPRD Kaltara Bahas Penetapan Harga TBS Sawit

by Prasetya
14/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penetapan harga Tandan Buah...

DPRD Kaltara menggelar RDP bersama masyarakat Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan. (Humas DPRD Kaltara).

DPRD Kaltara Kawal Percepatan Pembangunan Jalan Lembudud–Long Layu–Binuang

by Prasetya
14/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Selasa (14/7/2026),...

Next Post
BPJS Gelar Forum Komunikasi, Bupati Sampaikan Poin Pembahasan

BPJS Gelar Forum Komunikasi, Bupati Sampaikan Poin Pembahasan

Sudah Tak Berguna bagi KPK, Lili Pintauli Siregar Diminta Mundur

Berulang Kali Coreng Nama KPK, Lili Pintauli Siregar Didesak Mundur

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Inhutani Nunukan Sepi Pembeli, Pedagang Ungkap Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.