Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Advetorial

Bupati Sebut Kebutuhan PNS PemKab Nunukan Masih Kurang 3000 Pegawai

by Redaksi
11/08/2023
in Advetorial, Kaltara
A A
Bupati Sebut Kebutuhan PNS PemKab Nunukan Masih Kurang 3000 Pegawai
Share on FacebookShare on Twitter

Nunukan, CAKRANEWS – Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid, menyebut kebutuhan pegawai negeri di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan masih kurang 3000 pegawai.

Kebutuhan PNS sebesar 8000, angka tersebut berdasarkan jumlah dari analisis jabatan pegawai di lingkungan Pemkab Nunukan.

RELATED POSTS

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

“Untuk memenuhi seluruh kebutuhan pemerintahan ini secara analisis jabatan pegawai yang kita butuhkan itu sebenarnya ada 8000an,” ucap Asmin Laura Hafid, Jumat (11/8/2023).

“Saat ini pegawai negeri di lingkungan Pemkab Nunukan hanya sekitar 4000an, bila dibandingkan dengan kebutuhan, maka masih kurang 3000an lebih,” tambahnya.

Kekurangan pegawai tersebut, menurut Laura, selama ini tertutupi dengan adanya honorer.

“Memang yang terjadi sekarang masih kurang, dan ini yang ditutupi sama tenaga honorer yang selama ini. sehingga keberadaan honorer ini sangat dibutuhkan karena mereka itu bekerja di pemerintahan dalam rangka memenuhi kekurangan-kekurangan pegawai yang ada,” ungkap Laura.

Bupati Nunukan berharap ada solusi terbaik dari pemerintah pusat terhadap perkembangan nasib honorer.

“Perkembangan honorer masih berjalan sampai bulan sebelas. Kita menunggu arahan dari pemerintah pusat seperti apa. Kemenpan-RB beberapa kali diwawancaranya juga sudah menyampaikan, akan memberikan beberapa solusi. Jadi kita tunggu saja seperti apa solusinya, mudah-mudahan yang terbaik juga bagi para honorer,” ucap Laura.

Bupati Laura, menuturkan jika honorer diberhentikan maka akan timbul persoalan baru yaitu meningkatnya pengangguran di Nunukan.

“Bila terjadi pemutusan hubungan kerja maka dikawatirkan akan terjadi pengangguran besar-besaran di Nunukan dan itu akan menjadi masalah baru kita dan saya pastikan tingkat pengangguran itu semakin tinggi,” ujar Laura.

Laura berharap pemerintah pusat akan memberikan solusi terbaik.

“Mudah-mudahan ada solusi yang terbaik dari pemerintah pusat untuk kita, karena mereka adalah anak-anak Nunukan yang juga sebenarnya sangat kita butuhkan untuk menjalankan fungsi pemerintahan,” imbuhnya.

Tags: Humas Kabupaten NunukanPNS
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai memiliki modal besar untuk berkembang menjadi pusat industri hijau di Indonesia. Posisi strategis...

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Peter Setiawan resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Utara periode 2026–2031....

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

by Prasetya
14/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan mulai mematangkan persiapan menghadapi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi...

Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. (Humas DPRD Kaltara).

Komisi II DPRD Kaltara Bahas Penetapan Harga TBS Sawit

by Prasetya
14/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penetapan harga Tandan Buah...

DPRD Kaltara menggelar RDP bersama masyarakat Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan. (Humas DPRD Kaltara).

DPRD Kaltara Kawal Percepatan Pembangunan Jalan Lembudud–Long Layu–Binuang

by Prasetya
14/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Selasa (14/7/2026),...

Next Post
Bupati Sampaikan Pendapat Akhir Pemda Atas Raperda RTRW Kabupaten Nunukan Tahun 2023-2042

Bupati Sampaikan Pendapat Akhir Pemda Atas Raperda RTRW Kabupaten Nunukan Tahun 2023-2042

Resmi Disahkan, Ini Pesan Bupati Laura untuk PSHT Cabang Nunukan

Resmi Disahkan, Ini Pesan Bupati Laura untuk PSHT Cabang Nunukan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Diketahui, Ada Pembantaian Muslim Granada di Bulan April

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.