Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

Harga Bawang Merah dan Cabai Masih Melambung, Omset Pedagang Menurun

by Hendi
26/05/2024
in Kaltara, News
A A
Harga Bawang Merah dan Cabai Masih Melambung, Omset Pedagang Menurun

Harga Bawang Merah dan Cabai Masih Melambung, Omset Pedagang Menurun.

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Harga sejumlah komoditi di pasar trasionql di Tarakan harganya masih melambung dan terjadi sejak awal bulan lalu.

Seperti terpantau di pasar Tenguyun, Tarakan, berbagai komoditi seperti bawang merah, cabai merah dan tomat Harga jualnya cukup mahal.

RELATED POSTS

Disnakertrans Kaltara Jadi Wakil di Penilaian ZI, Target WBK-WBBM

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

Untuk harga bawang merah pedagang menjual pada kisaran Rp45.000 atau masih tinggi dari harga normal Rp25.000 per kilo.

“Sejak awal bulan harga bawang (merah) naik. Dan dua minggu ini sudah 45 ribu dari biasanya 25 ribu sampai 30 ribu per kilogram,” kata Abidin, salah seorang pedagang.

“Sampai sekarang belum turun, stok juga berkurang dibanding bukan lalu,” imbuhnya.

Naiknya harga dan menurunnya stok bawang merah menurut Abidin, dipicu gagal panen dari daerah asal (Sulawesi).

“Stok sangat menurun, di sana (Sulawesi) petani banyak gagal panen, kan ada banjir jadi produksi panen turun,” jelasnya.

Lebih lanjut, Abidin mengatakan, tidak hanya bawang merah, komoditi tomat dan cabai merah pun masih tinggi harga jualnya.

“Tomat naik dari 15 ribu jadi 30 ribu sekarang satu kilo. Dua kali lipat naiknya. Cabai juga kita menjual 60 ribu dari 35 ribu,” katanya.

Dengan melambungnya harga sejumlah komoditi kebutuhan pokok di pasar, omset pedagang pun menurun.

“Sudah dua minggu ini penghasilan kita menurun juga. Bisa dihitung setengahnya atau 50 persen turun,” pungkas Abidin.

Tags: Bawang MerahCabaiHargaKebutuhan PokokOmset TurunPasar TenguyunTomat
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Disnakertrans Kaltara Jadi Wakil di Penilaian ZI, Target WBK-WBBM

Disnakertrans Kaltara Jadi Wakil di Penilaian ZI, Target WBK-WBBM

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mematangkan persiapan menghadapi penilaian nasional Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari...

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperbarui Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk...

SMAN 2 Tanjung Selor Dibangun 3 Fasilitas Baru, Nilainya Rp1,18 Miliar

SMAN 2 Tanjung Selor Dibangun 3 Fasilitas Baru, Nilainya Rp1,18 Miliar

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR , CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mempercepat pembenahan fasilitas pendidikan di SMAN 2 Tanjung Selor. Tiga fasilitas...

APBD Kaltara 2027 Diproyeksi Rp2,2 Triliun, Anggaran Didorong Lebih Produktif

APBD Kaltara 2027 Diproyeksi Rp2,2 Triliun, Anggaran Didorong Lebih Produktif

by Prasetya
18/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memproyeksikan Pendapatan Daerah sebesar Rp2,201 triliun dan Belanja Daerah Rp2,231 triliun dalam...

Gubernur Kaltara Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

Gubernur Kaltara Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

by Prasetya
18/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) meningkatkan kapasitas usaha agar...

Next Post
Penyelundupan Ballpress Ilegal Senilai Ratusan Juta Digagalkan Lanal Nunukan

Penyelundupan Ballpress Ilegal Senilai Ratusan Juta Digagalkan Lanal Nunukan

Harga Eceran Tertinggi Beras SPHP Naik, Bulog: Biaya Produksi Petani Meningkat

Harga Eceran Tertinggi Beras SPHP Naik, Bulog: Biaya Produksi Petani Meningkat

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Guru Honorer di Kota Tarakan Dinilai Sudah Cukup Layak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekprov Kaltara Dorong ASN Tinggalkan Birokrasi Kaku: Harus Adaptif dan Berorientasi Hasil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.