Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Politik

Harga Eceran Tertinggi Beras SPHP Naik, Bulog: Biaya Produksi Petani Meningkat

by Hendi
27/05/2024
in Politik
A A
Harga Eceran Tertinggi Beras SPHP Naik, Bulog: Biaya Produksi Petani Meningkat

Harga Eceran Tertinggi Beras SPHP Naik, Bulog: Biaya Produksi Petani Meningkat.

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Harga beras penugasan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) telah mengalami kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) sejak awal bulan lalu.

Adapun harga jual atau HET untuk beras SPHP saat ini ditetapkan sebesar Rp13.100 per kilogram.

RELATED POSTS

DPRD Kaltara Gelar Paripurna KUA-PPAS APBD 2027

Ketua DPRD Kaltara Hadiri Penyerahan Bantuan Keuangan Parpol, Dorong Penguatan Demokrasi

Harga tersebut sesuai dengan surat penugasan dari Badan Pangan Nasional Nomor 142 Tahun 2024. Dimana surat diterima per 29 April 2024 di Perum Bulog, sedangkan pemberlakuan mulai 1 Mei 2024.

“Harga SPHP saat ini di gudang Bulog Rp11.300 per kg, dan harga jual maksimal atau HET Rp13.100 per kg. Ini berlaku dari 1 Mei 2024 sampai waktu tidak ditentukan, artinya apabila ada perubahan penugasan dan perubahan kebijakan nanti akan menyesuaikan,” kata Pimpinan Cabang Perum Bulog Tarakan, Sri Budi Prasetyo.

Ia pun menambahkan, kenaikan harga beras SPHP kurang lebih Rp1.600 berdasarkan perhitungan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Lebih lanjut dikatakan Sri Budi Prasetyo, kenaikan ini dilatarbelakangi adanya relaksasi melalui surat Bapanas nomor 134 Tahun 2024 yang diturunkan pada 24 April 2024 sebelumnya.

“Relaksasi berlaku untuk harga beras medium dan premium di tingkat konsumen dan berlaku sampai 31 Mei. Adanya relaksasi, dampaknya juga berlaku untuk beras SPHP yang HET-nya ikut mengalami kenaikan,” terangnya.

“Sebelumnya kan harga awal di gudang kami sebesar Rp10.250 menjadi Rp11.300. Jadi ada kenaikan sebesar Rp 1.050. Kemudian untuk HET juga mengalami kenaikan. Dari HET Rp11.500 di awal sebelum relaksasi, menjadi Rp13.100 per kg. Untuk HET kenaikan di kisarab Rp1.600 per kg. Jadi memang kenaikan SPHP ini penyesuaian adanya kebijakan relaksasi harga beras di tingkat konsumen,” lanjutnya.

Sementara itu, relaksasi yang dilakukan pemerintah, melihat dari sisi produsen petani. Saat musim panen, harga petani kurang menguntungkan, apalagi biaya produksi petani meningkat semenjak kemarin subsidi pupuk dikurangi artinya pengeluaran petani lebih tinggi.

“Dengan adanya relaksasi ini, petani lebih diuntungkan karena pasti memperoleh hasil panen yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Tags: BulogHarga BerasPetaniSPHPTarakan
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

APBD Kaltara 2027 Diproyeksi Rp2,2 Triliun, Anggaran Didorong Lebih Produktif

DPRD Kaltara Gelar Paripurna KUA-PPAS APBD 2027

by Prasetya
18/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Rapat Paripurna ke-16 Masa Persidangan III Tahun 2026 dengan agenda penyampaian Nota...

Ketua DPRD Provinsi Kaltara Achmad Djufrie menghadiri penyerahan simbolis bantuan keuangan kepada partai politik. (Humas DPRD Kaltara).

Ketua DPRD Kaltara Hadiri Penyerahan Bantuan Keuangan Parpol, Dorong Penguatan Demokrasi

by Prasetya
28/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS - Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Achmad Djufrie menghadiri penyerahan simbolis bantuan keuangan kepada partai politik...

Fraksi Golkar Minta Pemprov Kaltara Perkuat Perencanaan Belanja Modal

Fraksi Golkar Minta Pemprov Kaltara Perkuat Perencanaan Belanja Modal

by Prasetya
23/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meminta Pemerintah Provinsi Kaltara memperkuat kualitas perencanaan program pembangunan...

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

by Prasetya
14/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan mulai mematangkan persiapan menghadapi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi...

DPRD Kaltara Soroti Penggunaan APBD 2025, Fraksi Minta Anggaran Beri Dampak Nyata

DPRD Kaltara Soroti Penggunaan APBD 2025, Fraksi Minta Anggaran Beri Dampak Nyata

by Prasetya
13/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mulai mengevaluasi pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Evaluasi tersebut disampaikan melalui Rapat...

Next Post
Intensitas Hujan Tinggi, Tarakan Dikepung Banjir

Intensitas Hujan Tinggi, Tarakan Dikepung Banjir

Ternyata ini Alasan Diberlakukan KRIS di Pelayanan BPJS Kesehatan

Ternyata ini Alasan Diberlakukan KRIS di Pelayanan BPJS Kesehatan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Mistis Rumah Guntur Soekarnoputra yang Pernah Didatangi Alien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja Sampai Miskin: Menyoal “Konsumerisme” di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sungai Bidadari Wisata Alam yang Menyejukkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiket Kapal PELNI Sudah Bisa Dipesan 60 Hari Sebelum Keberangkatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.