Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Hujan Deras Semalam, Sawah Digenangi Banjir, Petani Bersabar

by Redaksi
19/11/2021
in Headline, Kaltara
A A
Hujan Deras Semalam, Sawah Digenangi Banjir, Petani Bersabar

Saleh bersama isterinya saat melakukan penyulaman terhadap tanaman padi yang terbawa air ataupun yang dianggap rusak

Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNG SELOR, cakra.news – Hujan deras semalam membuat persawahan warga dipenuhi genangan air. Seperti dialami seorang petani padi sawah di Kecamatan Tanjung Palas, Saleh (58).

Ia mengatakan, hujan semalam begitu deras sehingga pagi tadi petakan sawah miliknya dipenuhi air, Jum’at (19/11/2021).

RELATED POSTS

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

“Semalam emang hujannya deras. Pagi lihat sini (sawah) malah penuh sama air,” ujar Saleh kepada cakra.news siang tadi.

Selain digenangi air, tanaman padi yang baru saja Ia tanam dua hari lalu, justru banyak rusak akibat terbawa oleh air yang memenuhi petakan sawah miliknya.

Seusainya air surut dari petakan sawah, Ia bersama isterinya pun melakukan penyulaman terhadap tanaman padi yang terbawa air ataupun yang dianggap rusak.

“Karena penuh air, banyak yang rusak (tanaman padi). Tunggu air habis, kita ganti baru,” tutur petani padi sawah itu.

Tambahnya, perubahan cuaca yang tidak menentu merupakan tantangan tersendiri bagi para petani, khususnya petani padi sawah seperti dirinya. Belum termasuk biaya perawatan untuk menghasilkan padi dan beras yang berkualitas.

Baginya, itu semua butuh kesabaran, ketekunan serta keuletan dalam bertani.

“Ya bagaimana lagi, cuaca ini sudah jadi resiko kami. Apalagi biaya lain-lainya, seperti pupuk, pestisida, penyiangan. Kalau mau hasilnya bagus, ya harus sabar saja, kasih yang terbaik,” pungkasnya.**

Pewarta : Eni Sakadah

Tags: BanjirPetaniSawah
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai memiliki modal besar untuk berkembang menjadi pusat industri hijau di Indonesia. Posisi strategis...

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Peter Setiawan resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Utara periode 2026–2031....

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

by Prasetya
14/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan mulai mematangkan persiapan menghadapi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi...

Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. (Humas DPRD Kaltara).

Komisi II DPRD Kaltara Bahas Penetapan Harga TBS Sawit

by Prasetya
14/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penetapan harga Tandan Buah...

DPRD Kaltara menggelar RDP bersama masyarakat Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan. (Humas DPRD Kaltara).

DPRD Kaltara Kawal Percepatan Pembangunan Jalan Lembudud–Long Layu–Binuang

by Prasetya
14/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Selasa (14/7/2026),...

Next Post
Sembilan Bunda PAUD Tingkat Kecamatan Dilantik

Sembilan Bunda PAUD Tingkat Kecamatan Dilantik

Perdana Menteri India Modi akan Cabut Undang-Undang Pertanian Kontroversial

Perdana Menteri India Modi akan Cabut Undang-Undang Pertanian Kontroversial

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Gerbang Digital Indonesia melalui Sistem Kabel Laut NCC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Ini Tahapan Bai’at Khilafatul Muslimin, Ada 5 Aturan yang Wajib Dipatuhi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Julukan 6 Presiden RI, Ada Bapak Teknologi juga Pluralisme

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.