Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Nasional

Kapolda Maluku Bantah Penembakan ke Warga, Tapi Penggunaan Kekuatan Kepolisian

by Redaksi
09/12/2021
in Nasional
A A
Kapolda Maluku Bantah Penembakan ke Warga, Tapi Penggunaan Kekuatan Kepolisian

Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri menyatakan penembakan oleh anggota Polres Maluku Tengah terhadap warga Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai sudah sesuai SOP. Foto: CNN Indonesia/Said Sotta

Share on FacebookShare on Twitter

AMBON, cakra.news – Penembakan yang dilakukan aparat kepolisian waktu melakukan operasi penangkapan di Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah dibantah langsung Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri.

Menurut Kapolda Refi Andri, penembakan oleh anggota Polres Maluku Tengah terhadap warga desa tersebut sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP).

RELATED POSTS

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

“Bukan penembakan, namun di sana itu adalah penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian, itu yang terjadi. Iya ‘kan. Namanya juga penggunaan kekuatan,” ujar Refdi usai menemani Panglima TNI Andika Perkasa di Ambon, Kamis (09/12/2021).

Dia juga menegaskan pelepasan peluru karet itu sudah sesuai prosedur, langkah dan ketentuan bahkan sudah sesuai dengan peraturan kepolisian (Perkap) tahun 2009.

“Jangan omong ini penembakan oleh anggota polisi. Oh tidak, kita menggunakan kekuatan dalam tindakan kepolisian,” tegasnya lagi.

Adapun anggota Brimob yang dilaporkan menembaki warga secara brutal, Refdi mengaku sedang didalami dengan mengutus personel Propam Polda Maluku untuk penyelidikan lebih lanjut.

Namun sejauh ini, anggota propam belum melakukan penyelidikan karena faktor keamanan.

“Makanya turunkan Propam ke sana, Propam ke sana cukup memadai dipimpin langsung oleh Pamen,” ujarnya.

Refdi mengklaim aparat kepolisian Polres Maluku Tengah terpaksa melepaskan tembakan terhadap warga Desa Tamilouw pada Selasa Subuh, dan itu sudah sesuai dengan analisa intelijen. Bahkan telah dilakukan kerjasama dengan pemerintah daerah terkait untuk pengambilan langkah-langkah awal peristiwa konflik tapal batas antar Suku Nualu Dusun Rohua dan warga Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah pada 1 November 2021 lalu.

Refdi memastikan aparat tidak menggunakan peluru tajam namun yang digunakan kala itu semua peluru karet karena sebelum berangkat ke lokasi petugas sudah dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Tujuh orang anggota kepolisian Polres Maluku Tengah mengalami luka-luka dan empat unit mobil patroli dirusak massa akibat kejadian itu.

Para anggota polisi kala itu hendak melakukan penangkapan pelaku perusakan tanaman warga Dusun Rohua dan pembakaran kantor Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengag, Selasa (7/12/2021).

Kapolres Maluku Tengah AKBP Rositah Umasugi yang memimpin langsung penangkapan tersebut menyatakan bahwa rombongan aparat dihadang warga.

Warga memberikan perlawanan karena diduga aparat menyisir permukiman penduduk dengan menenteng senjata api.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat menyebut warga sempat merampas senjata api namun polisi berhasil menyelamatkan senjata api.

Ohoirat mengatakan polisi terpaksa mengeluarkan tembakan ke arah warga hingga beberapa orang yang melakukan perlawanan terkena peluru.

Staf Kantor Desa Tamilouw Rasi, menceritakan penembakan itu bermula ketika warga berusaha menghadang polisi.

Namun, kata Dia, aparat justru mengarahkan senjata dan menembaki warga.

“Iya ada penembakan tadi pagi, 16 orang. Yang jelas, polisi saat itu mau menangkap pelaku pembakaran kantor desa, dihadang oleh masyarakat,” tandasnya.**

Pewarta : Andi Surya
Sumber : CNN Indonesia

Tags: AmbonKepolisianPenembakan
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperbarui Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk...

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

by Prasetya
16/08/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan...

Gubernur Kaltara Saksikan Pidato Kenegaraan Prabowo, 121 Kebijakan Transformatif Disorot

Gubernur Kaltara Saksikan Pidato Kenegaraan Prabowo, 121 Kebijakan Transformatif Disorot

by Prasetya
15/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka HUT...

Pemprov Kaltara Bagikan Bendera Merah Putih kepada Ormas

Pemprov Kaltara Bagikan Bendera Merah Putih kepada Ormas

by Prasetya
11/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) membagikan bendera Merah Putih kepada sejumlah organisasi masyarakat (ormas) untuk...

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

by Prasetya
08/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Aliansi Masyarakat Cinta Damai memberikan waktu dua minggu kepada Polres Tarakan untuk menunjukkan perkembangan penanganan laporan dugaan penghinaan...

Next Post
Duo Spesialis Pembobol ATM Makassar Dibekuk Tim Jatanras

Duo Spesialis Pembobol ATM Makassar Dibekuk Tim Jatanras

Senpi KKB yang Tertembak di Yahukimo adalah Rampasan dari TNI yang Gugur

Senpi KKB yang Tertembak di Yahukimo adalah Rampasan dari TNI yang Gugur

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

    Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Kaltara Perketat Efisiensi Anggaran, Perjalanan Dinas Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Lebih Dekat Sulaiman (Part 3): Masa Kecil Penuh Liku dan Terjal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Datangi Polres Tarakan, Aliansi Adat Lokal Pertanyakan Kelanjutan Dugaan Pelecehan Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.