Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Ekonomi

‘No to the IMF’, Ribuan Demonstran Tolak Kesepakatan Utang IMF di Argentina

by Redaksi
09/02/2022
in Ekonomi, Internasional
A A
‘No to the IMF’, Ribuan Demonstran Tolak Kesepakatan Utang IMF di Argentina

Demonstran mengambil bagian dalam protes terhadap kesepakatan pemerintah dengan Dana Moneter Internasional (IMF), di Buenos Aires, Argentina 8 Februari 2022. REUTERS/Mariana Nedelcu

Share on FacebookShare on Twitter

BUENOS AIRES, cakra.news – Ribuan orang Argentina berbaris di jalan-jalan Buenos Aires pada Selasa (8/2/2022) kemarin untuk memprotes kemungkinan kesepakatan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk mengubah lebih dari $40 miliar utang yang tidak dapat dibayar negara itu, Rabu (9/2/2022).

Para pengunjuk rasa berparade melalui ibu kota dengan spanduk mengatakan “tidak untuk membayar IMF” dan “tidak untuk kesepakatan IMF”, sebuah tanda meningkatnya ketegangan di negara Amerika Selatan atas perjanjian tentatif yang dibuat akhir bulan lalu.

RELATED POSTS

Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

Kesepakatan itu masih membutuhkan perincian dan persetujuan dari Kongres Argentina dan dewan IMF.

“Tidak untuk kesepakatan pemerintah dengan IMF,” kata Celeste Fierro, seorang pemimpin protes, mengenakan T-shirt bertuliskan “penipuan tidak dibayar”.

“Mereka ingin kita membayar dengan lebih banyak penyesuaian (fiskal), dengan lebih banyak kerawanan dan mengambil lebih banyak dari kita, itulah sebabnya kita tidak bisa membiarkan rakyat kita tunduk pada rancangan IMF.”

Juan Carlos Giordano, seorang wakil dari kelompok kiri dalam pawai, mengatakan bahwa kesepakatan utang itu mirip dengan membuat kelas pekerja membayar tagihan dan bahwa dana tersebut harus digunakan untuk menarik orang keluar dari kemiskinan.

“Tujuannya adalah untuk mempertahankan upah, mempertahankan pekerjaan sehingga uang digunakan untuk memerangi penyakit sosial,” katanya.

Dia juga menyalahkan pemerintah konservatif Mauricio Macri karena menanggung utang IMF.

“Kami sedang menandai sebuah jalan. Jalan tanpa penyerahan, tidak menuju pengunduran diri, dan tidak kepada IMF,” tandasnya.

Pewarta : Andi Surya
Sumber : Reuters

Tags: ArgentinaIMFUtang
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

by LLD
07/03/2026
0

TARAKAN - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tarakan akan melaksanakan Musyawarah Kota (Mukota) KADIN Tarakan Tahun 2026 dengan agenda...

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

by Prasetya
05/03/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS- PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026. Periode...

Adi Nata Kusuma Tegaskan Komitmen Dampingi Wirausaha Muda

Adi Nata Kusuma Tegaskan Komitmen Dampingi Wirausaha Muda

by Prasetya
19/02/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Komitmen mendampingi dan mendorong tumbuhnya wirausaha muda ditegaskan Anggota DPRD Kalimantan Utara, Adi Nata Kusuma, saat melaksanakan reses...

Banjir Hadiah di Awal Tahun, Pegadaian Umumkan Pengundian Badai Emas Periode II Tahun 2025

Banjir Hadiah di Awal Tahun, Pegadaian Umumkan Pengundian Badai Emas Periode II Tahun 2025

by Prasetya
29/01/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – PT Pegadaian resmi mengumumkan pemenang program Undian Badai Emas Periode 2 dan Grand Prize Tahun 2025. Program...

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

by Prasetya
05/01/2026
0

Oleh: Dedy Syarkani, Sekretaris Pemuda ICMI Kalimantan Utara Fenomena munculnya riak-riak paham radikal transnasional seperti Neo-Nazi dan White Supremacy di...

Next Post
Stakeholder Masyarakat Sipil Berteriak, Kecam Tindak Represif Polisi Tangkap Warga Wadas

Stakeholder Masyarakat Sipil Berteriak, Kecam Tindak Represif Polisi Tangkap Warga Wadas

TP PKK Malinau Ikuti Pembekalan Kader PKK Pro Sehat Kendali Covid-19

TP PKK Malinau Ikuti Pembekalan Kader PKK Pro Sehat Kendali Covid-19

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

    Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serapan Anggaran Minim, dr Amsal : Bolanya Ada di Kepala Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasat Lantas Polres Tarakan Survei Jalur dan Destinasi Wisata Jelang Ops Ketupat 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi ATKP Bankaltimtara, Permudah Pembayaran Elektronik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.