Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

Resmi Dilantik, Muhammad Khoiruddin Siap Jadikan DPW APKASINDO Kaltara Jadi Rumah Besar Petani Sawit 

by Prasetya
08/01/2026
in Kaltara, News
A A
Resmi Dilantik, Muhammad Khoiruddin Siap Jadikan DPW APKASINDO Kaltara Jadi Rumah Besar Petani Sawit 
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPW APKASINDO) Provinsi Kalimantan Utara resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2025-2030. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP APKASINDO, Dr. Rino Afrino, di Hotel Lotus Panaya, Tarakan, Kamis (8/1/2026).

Dalam struktur kepengurusan baru ini, Muhammad Khoiruddin resmi dilantik sebagai Ketua DPW APKASINDO Kaltara. Acara ini menjadi momentum penting bagi penguatan sektor perkebunan sawit rakyat di wilayah beranda utara Indonesia.

RELATED POSTS

Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

Datangi Polres Tarakan, Aliansi Adat Lokal Pertanyakan Kelanjutan Dugaan Pelecehan Pancasila

Dalam sambutannya, Muhammad Khoiruddin menegaskan bahwa amanah yang diembannya bukan sekadar jabatan, melainkan bentuk pelayanan bagi para petani sawit. Ia bertekad menjadikan APKASINDO sebagai “Rumah Besar” bagi seluruh petani sawit di Kalimantan Utara.

“Amanah ini adalah tentang pelayanan. Kami harus menjaga kepercayaan ini dengan kerja keras, transparansi, dan integritas tinggi. APKASINDO harus menjadi wadah perjuangan untuk menyuarakan aspirasi, memperjuangkan harga yang adil, serta memastikan perlindungan hukum dan ekonomi bagi petani kecil,” ujar Khoirudin.

Ia juga menyoroti pentingnya investasi Sumber Daya Manusia (SDM). Mengingat potensi sawit Kaltara yang besar, Khoirudin berkomitmen memaksimalkan kuota beasiswa dari BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit). Tahun lalu, terdapat 4.000 kuota beasiswa nasional, dan ia berharap putra-putri Kaltara dapat mengambil peran lebih besar di sektor ini.

Lebih lanjut, Khoiruddin memosisikan APKASINDO sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia menekankan peran organisasi sebagai katalisator yang menghubungkan tiga pilar utama: Petani, Perusahaan, dan Pemerintah Daerah.

Salah satu langkah nyata yang terus dikawal adalah partisipasi rutin dalam rapat penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) dua kali dalam sebulan. Hal ini dilakukan untuk memastikan prinsip keadilan harga bagi petani maupun perusahaan tetap terjaga.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP APKASINDO, Dr. Rino Afrino, dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi atas terbentuknya kepengurusan Kaltara. Ia mengingatkan bahwa sawit adalah “tanaman ajaib” yang telah berhasil mengentaskan kemiskinan di banyak daerah terpencil tanpa intervensi APBN yang besar.

“Sawit adalah komoditas global. Harganya mengikuti pasar internasional, bukan sekadar harga pokok produksi lokal. Saat ini, tantangan kita adalah digitalisasi dan peningkatan produktivitas,” papar Dr. Rino.

Ia menyoroti bahwa kunci kesejahteraan petani bukan hanya pada harga, melainkan pada produktivitas. Lebih lanjut Rino juga menyampaikan beberapa poin penting untuk meningkatkan produktivitas yaitu Replanting (PSR) dengan mengganti tanaman tua dengan bibit unggul (seperti Topaz atau PPKS 540) yang bisa menghasilkan dalam 28 bulan.

Selanjutnya melalui Sarpras dengan memanfaatkan dana bantuan infrastruktur, jalan usaha tani, dan jembatan dari BPDPKS. Kemudian terkahir SDM dengan meningkatkan pengetahuan petani melalui pelatihan agar produktivitas bisa mencapai 2–3 ton per hektare.

Terkait isu legalitas lahan, Dr. Rino berpesan agar APKASINDO Kaltara hadir melindungi petani dari jeratan aturan kawasan hutan yang sering kali menyulitkan petani rakyat. Ia menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja, terdapat perlindungan bagi petani dengan luas lahan di bawah 5 hektare yang telah terbangun sebelum tahun 2020.

“Jangan sampai lahan petani disita. Petani rakyat berbeda dengan perusahaan yang memiliki perangkat hukum lengkap. APKASINDO harus hadir mengawal regulasi ini agar petani bisa bekerja dengan tenang dan mendapatkan hak-haknya,” pungkasnya.

Dengan dilantiknya kepengurusan periode 2025-2030, diharapkan sektor kelapa sawit di Kalimantan Utara semakin solid, transparan, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan.

ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

by Prasetya
26/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Koordinator Pemuda Cinta Pancasila, Nuryan Ardika, mendatangi Mapolres Tarakan untuk mempertanyakan perkembangan laporan kasus dugaan penghinaan Pancasila yang...

Datangi Polres Tarakan, Aliansi Adat Lokal Pertanyakan Kelanjutan Dugaan Pelecehan Pancasila

Datangi Polres Tarakan, Aliansi Adat Lokal Pertanyakan Kelanjutan Dugaan Pelecehan Pancasila

by Prasetya
26/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS— Aliansi Ormas Adat Lokal Tarakan mendatangi Polres Tarakan, Rabu (26/8/2026), untuk mempertanyakan perkembangan laporan dugaan pelecehan atau pemelesetan...

Stand Bone Wanuakku Jadi Terbaik 1 di Pekan Kebudayaan Daerah

Stand Bone Wanuakku Jadi Terbaik 1 di Pekan Kebudayaan Daerah

by Prasetya
26/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS— Stand Bone Wanuakku meraih predikat Terbaik 1 dalam Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kota Tarakan 2026 yang berlangsung pada...

Aliansi Tarakan Cinta Damai Pertanyakan Hasil Laporan Penistaan Pancasila

Aliansi Tarakan Cinta Damai Pertanyakan Hasil Laporan Penistaan Pancasila

by Prasetya
25/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Koordinator Aliansi Masyarakat Tarakan Cinta Damai, Sugiharto, kembali mendatangi Mapolres Tarakan, Selasa (25/8/2026). Ia datang untuk menanyakan langsung...

Bahas Isu LGBT, Pemprov Kaltara Pilih Jalur Dialog untuk Jaga Harmoni Sosial

Bahas Isu LGBT, Pemprov Kaltara Pilih Jalur Dialog untuk Jaga Harmoni Sosial

by Prasetya
20/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memilih pendekatan dialog dalam menyikapi isu LGBT dan berbagai persoalan sosial...

Next Post
Petani Sawit Kaltara Didorong Olah Limbah Jadi Produk Bernilai

Petani Sawit Kaltara Didorong Olah Limbah Jadi Produk Bernilai

BPDP Dorong Hilirisasi Sawit di Kaltara, Petani Diminta Tak Lagi Jadi Penonton

BPDP Dorong Hilirisasi Sawit di Kaltara, Petani Diminta Tak Lagi Jadi Penonton

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

    Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Kaltara Perketat Efisiensi Anggaran, Perjalanan Dinas Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Lebih Dekat Sulaiman (Part 3): Masa Kecil Penuh Liku dan Terjal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Datangi Polres Tarakan, Aliansi Adat Lokal Pertanyakan Kelanjutan Dugaan Pelecehan Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.